PSI Kirim Kebohongan Award untuk Prabowo-Sandiaga-Andi Arief, Ini Penampakannya

Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni memberikan keterangan tentang "penghargaan" untuk Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan Andi Arief, Jumat (4/1 - 2018). (Twitter @psi_id)
04 Januari 2019 16:31 WIB Adib Muttaqin Asfar, Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bereaksi atas beberapa hoaks politik yang muncul di awal 2019 ini. Mereka mengirimkan penghargaan Kebohongan Award Tahun 2019 kepada pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dan politikus Partai Demokrat Andi Arief.

Penghargaan itu dikirimkan ke Prabowo - Sandiaga dengan menggunakan jasa ojek online. PSI yang merupakan partai pendukung Joko Widodo (Jokowi) menyebut Kebohongan Award ini sebagai sindiran karena tim Prabowo-Sandiaga dinilai sering melontarkan kabar bohong atau hoaks.

PSI memberikan tiga penghargaan yang sudah mereka namai sendiri. Ketiga penghargaan itu antara lain penghargaan Kebohongan Terlebay kepada Prabowo Subianto, Kebohongan Terhakiki kepada Sandiaga Uno, serta Kebohongan Terhalu kepada Andi Arief. Wasekjen Partai Demokrat itu kini menjadi sorotan karena kicauannya yang melontarkan isu 7 kontainer surat suara sudah tercoblos yang rupanya hoaks.

Ketiga piala dan piagam penghargaan itu dikirim langsung oleh PSI menggunakan jasa antar ojek online. Dua penghargaan dikirim ke Kantor BPN Prabowo-Sandi di Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, dan satu lagi ke Kantor DPP Demokrat di Jl Proklamasi, Menteng, Jumat (4/1/2019) siang dari kantor DPP PSI di Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Piala dan penghargaan dari PSI untuk Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan Andi Arief dikirim via jasa kurir ojek online. (Twitter @psi_id)

"Nantinya ini akan dikirim melalui jasa ojek online, kami sudah siapkan dua ojek online untuk mengantarkannya," kata Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni di Kantor PSI.

Raja Juli mengatakan ketiga lawan politiknya itu sebagai produser hoaks. Bahkan Prabowo, Sandiaga dan Andi Arief disebut menciptakan tsunami hoaks.

"Awal tahun 2019 kita sudah diserang tsunami hoaks, maka sekarang kami perlu memberikan Kebohongan Award kepada tiga orang 'produser hoaks' di negeri ini sebagai pengingat untuk kita bersama bahwa ini berbahaya, kebohongan yang luar biasa, maka kami sebut ini bencana, tsunami hoaks," kata Juli.

Piala dari PSI untuk Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan Andi Arief. (Twitter @psi_id)

Sementara itu, politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean langsung bereaksi atas award tersebut. Melalui akun Twitter @ferdinand_haean, dia mengunggah foto yang menunjukkan trofi dan "penghargaan" dari PSI untuk Andi Arief yang dibuang di tempat sampah.

"Award ini akan kami jadikan barang bukti lapiran ke polisi krn ini pidana. Menuduh org dlm sertifikat itu sbg pembohong pdhl blm ada keputusan pengadilan yg incrach. @psi_id jg tdk punya kapasitas memberi award sprt ini. Sistem penilaian jg tdk jelas, mk ini praktis pidana," kicaunya.

Sumber : Suara.com