WNI di Malaysia Meninggal Setengah Telanjang, Diduga Diperkosa & Dibunuh

Ilustrasi mayat. (Solopos/Whisnu Paksa)
03 Januari 2019 20:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, KUALA LUMPUR -- Seorang perempuan warga negara Indonesia (WNI) ditemukan meninggal dibunuh di sebuah kamar yang dijadikan hostel pada kedai Elektrik & Perabot Desa Jaya Batu 16 Jl Reko, Kajang, Negara Bagian Selangor, Malaysia. Dia diduga sebagai korban perkosaan berdasarkan fisik korban.

"Sejauh ini penyebab masih dalam penyelidikan pihak polisi. Dapat dipahami bahwa kejadian tersebut melibatkan kejahatan perkosaan berdasarkan kondisi fisik korban saat dijumpai," ujar Atase Polisi KBRI Kuala Lumpur, Kombes Pol Chaidir Zahari, berdasarkan konfirmasi Polisi Diraja Malaysia (PDRM), di Kuala Lumpur, Kamis (3/1/2018).

Chaidir mengatakan mayat telah dibawa ke Rumah Sakit Serdang untuk urusan post mortem. Sejauh ini belum ada pelaku yang ditangkap terkait kasus tersebut, sedangkan PDRM akan menjanjikan memberi laporan perkembangan kasus ini dari waktu ke waktu.

Pada Senin (31/12/2018) pukul 18.24 waktu setempat, sebuah laporan disampaikan di Balai Polisi Kajang oleh seorang lelaki Melayu terkait kematian seorang perempuan WNI di Jl Reko No 657, Batu 16, 43000, Kajang, Selangor.

Majikan yang bernama Muammir Mukhlis bin Anuaruddin menginformasikan pekerjanya tidak hadir tugas selama tiga hari, dan dia pergi mencari ke alamat No 657 Bt 16 1/2 Jl Reko. Namun dia malah mendapati pekerjanya dalam kondisi tak bernyawa. Berdasarkan informasi PDRM korban bernama Lili Yulianti dengan nomor paspor T837353.

"Hasil penyelidikan awal mendapati mayat dijumpai di dalam kamar yang dijadikan hostel kedai Elektrik & Perabot Desa Jaya Batu 16 Jl Reko, Kajang. Korban tinggal sendiri dan telah bekerja di kedai elektrik dan perabot tersebut sejak tiga tahun lalu," tuturnya.

Mayat ditemui oleh majikan karena tercium bau busuk, selain karena korban yang tidak datang bekerja sejak tiga hari yang lepas. Mayat ditemui dalam keadaan setengah telanjang, tangan diikat, dan mulut disumbat mengunakan kain. Korban diduga telah meninggal dunia sejak tiga hari lalu.

Sumber : Antara