Dikirimi Undangan Tes Baca Alquran, Jokowi & Prabowo Belum Konfirmasi

Jokowi dan Prabowo menunjukkan nomor urut dalam pengambilan nomor urut capres-cawapres di Gedung KPU, Jumat (21/9 - 2018) malam. (Reuters / Darren Whiteside)
02 Januari 2019 17:46 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, BANDA ACEH -- Dewan Ikatan Dai Aceh mengungkapkan belum ada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang mengonfirmasi akan mengikuti usulan tes membaca Alquran di Provinsi Aceh. Sebelumnya, usulan tes itu mendapatkan reaksi berbeda dari kubu Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga.

"Hingga hari belum ada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden [capres-cawapres] yang mengonfirmasi mengikuti tes membaca Alquran di Aceh," kata Ketua Dewan Pimpinan Ikatan Dai Aceh, Tgk Marsyuddin Ishak di Banda Aceh, Rabu (2/1/2019).

Ikatan Dai Aceh pada Sabtu (29/12/2018) lalu telah mengirimkan surat resmi kepada kedua pasangan capres-cawapres terkait hal tersebut. "Suratnya sudah kami kirim melalui email dan Kantor Pos pada tanggal 29 Desember, tapi hingga pukul 12.00 WIB hari ini belum ada yang mengonfirmasi akan mengikuti tes baca Alquran," katanya.

Ikatan Dai Aceh pun telah menjadwalkan tes baca Kalamullah bagi kedua capres-cawapres periode 2019-2024. Tes baca Al Quran rencananya dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh pada 15 januari 2018.

"Hasil tes membaca Alquran tidak mempengaruhi terhadap keputusan KPU/KIP akan tetapi sebagai langkah awal untuk mengakhiri politik identitas yang sudah terlanjur terjadi," ujarnya.

Dia juga menyatakan, tes membaca Alquran untuk meminimalkan politik identitas yang sudah terlanjur dilakukan oleh pendukung kedua pasangan calon tersebut.

"Secara kelembagaan, Ikatan Dai Aceh bersikap netral pada Pilpres 2019 dan setelah uji baca Alquran bagi ke dua pasangan calon tersebut masyarakat bisa menentukan sendiri mana calon yang pantas memimpin negeri ini," kata dia.

Sebelumnya, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga, mengaku yakin Jokowi siap mengikuti tes itu. "Kita yakin Pak Jokowi siap dan menyatakan kesiapannya untuk menerima ajakan dan undangan dari kawan-kawan Ikatan Dai Aceh. Intinya siap," ujarnya.

Dia beralasan menghargai permintaan dari masyarakat Aceh karena dikenal sangat menjunjung ajaran dan melandaskan semuanya dari agama Islam. "Bahkan kalau kubu Prabowo meminta, misalnya, dibuat tertutup dan hanya didengarkan oleh para juri, itupun kita bersedia," katanya.

Sementara itu, Juru Bicara BPN pasangan capres Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, mengatakan saat ini masyarakat lebih membutuhkan hal yang substantif dari para calon. Karea itu dia menyatakan pihaknya tidak akan melayani tawaran tersebut.

Sumber : Antara