Asyik, Sekarang Bisa Tetap Eksis di Pesawat Pakai Wifi Gratis

Manajemen Citilink saat peluncurkan fasilitas Wifi gratis di Jakarta, Jumat (28/12/2018) - Istimewa/Dokumen Citilink
02 Januari 2019 14:34 WIB Tika Sekar Arum Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA - Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia mengumumkan aktivasi inflight connectivity yaitu fasilitas Wifi gratis dalam penerbangan. Fasilitas ini menambahkan kenyamanan penumpang sehingga tetap terkoneksi di ketinggian 35.000 kaki.

Layanan tersebut mulai dapat dinikmati Jumat (28/12/2018) di satu pesawat. “Menjadi maskapai digital pertama di Indonesia merupakan salah satu misi penting bagi Citilink Indonesia untuk memberikan layanan LCC terbaik kelas dunia. Hal ini semata untuk memenuhi kebutuhan konsumen kami yang saat ini didominasi oleh kelompok milennials digital di Indonesia,” kata Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo, di Jakarta, dalam rilis yang diterima Solopos.com, Minggu (30/12/2018).

Wifi itu menggunakan teknologi Wifi GX Aviation System. Langkah Citilink ini menjadi bagian perjalanan maskapai tersebut untuk menjadi maskapai digital. Juliandra menjelaskan fasilitas Wifi gratis ini sejalan dengan target Citilink Indonesia untuk menjadi digital airline yang mempermudah konektivitas masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan tingkat mobilitas masyarakat yang semakin tinggi. Citilink menawarkan pengalaman yang berbeda kepada penumpang yang didominasi kalangan milennials berumur 20-35 tahun. Ke depan, pemanfaatan digitalisasi tidak hanya terbatas pada layanan Wifi, namun akan menyentuh seluruh lini operasional penerbangan. “Kami berharap program ini menjadi suatu terobosan dalam dunia penerbangan dan menjadi legacy dalam dunia digital Indonesia,” kata Juliandra.

Sebanyak 19 pesawat akan dipasangi Wifi pada tahun ini. Sedangkan target sampai 2020 ada 50 pesawat yang dilengkapi dengan fasilitas ini. Setiap penumpang akan mendapatkan kuota hingga 50 Mb yang diklaim cukup untuk mengakses media sosial dalam durasi penerbangan pendek.