Aa Gym Usul Program Ini ke Anies

Ustad Abdullah Gymnastiar (Youtube)
02 Januari 2019 04:00 WIB Aziz Rahardyan Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Pada momentum malam tahun baru 2019, tokoh agama KH. Abdullah Gymnastiar atau akrab disebut Aa Gym ikut memeriahkan acara Nikah Massal yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta.

Selain memberikan petuah-petuah membangun rumah tangga yang baik, Aa Gym pun ikut menjadi saksi pernikahan. Ditambah, ternyata selepas acara, Aa Gym punya usulan untuk Pemprov DKI Jakarta terkait adanya program pasca nikah bagi keluarga baru yang mengikuti Nikah Massal.

"Dengan adanya kegiatan ini membahagiaan banyak orang itu menjadi luar biasa. Apalagi kalau ada pembinaan selanjutnya. Jadi tidak hanya berumah tangga, tapi bisa siap melahirkan keturunan-keturunan yang lebih baik walaupun dari kondisi ekonomi yg masih terbatas," ungkap pria yang identik dengan logat Sunda ini.

Aa Gym berharap program Nikah Massal bukan hanya untuk memfasilitasi warga melaksanakan pernikahan saja, tetapi sekaligus sanggup menghadirkan kehidupan yang lebih bermakna bagi para alumni program ini.

"Semoga ada pendidikan kelanjutannya agar bisa menghasilkan anak-anak yang jauh lebih berkualitas kedepan," harap Aa Gym.

Usulan Aa Gym seketika dijawab oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Walaupun belum memiliki rencana pasti, Anies menyatakan sanggup menerima usulan program pasca nikah tersebut.

"Ya ini, kita ingin agar sesudah ini kita bisa ikut membantu apakah di dalam [setiap keluarga alumni Nikah Massal]. Karena kita ingin mereka menjadi keluarga yang baik ya, perekonomian keluarganya baik," jelasnya.

"Mereka [pengantin alumni Nikah Massal] bisa diikutkan program pelatihan OK OCE, kemudian untuk pelatihan parenting, sehingga nanti mereka bisa menjadi orang tua yang lebih baik," ujar Anies.

Sebelumnya, acara Nikah Massal diikuti total keseluruhan 557 pasang pengantin, dengan rincian peserta nikah massal 221 pasang dan peserta itsbat nikah 336 pasang. Peserta mendapatkan bingkisan serta uang tunai sebesar Rp500 ribu. Seperti perayaan tahun sebelumnya, Pemprov DKI berencana menggelar kembali acara ini secara rutin.

Sumber : Bisnis Indonesia