Hemat Biaya, Timses Jokowi Setuju Kotak Suara Kardus

Komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik (kiri) dan Pramono Ubaid Tanthowi (kanan) menunjukkan kotak suara bermaterial kardus dan transparan di Kantor KPU Pusat, di Jakarta, Jumat (14/12 - 2018). (Antara/Reno Esnir)
17 Desember 2018 17:30 WIB Muhammad Ridwan Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menilai penggunaan kotak suara berbahan kardus tersebut menghemat biaya Pemilu 2019. Hal tersebut diungkapkan  oleh Abdul Kadir Karding, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Cuma harus kita perhitungkan, kotak kardus itu, satu dia lebih mudah untuk digerakan artinya distribusi ke daerah yang jauh, kedua adalah lebih murah tentu, jauh lebih murah,” ujarnya kepada wartawan, Senin (17/12/2018).

Dia juga tidak mempermasalahkan penggunaan kotak kardus dari sisi keamanan. Alasannya, kotak tersebut diawasi oleh berbagai pihak penyelenggara pemilu. Untuk itu, dia meminta kepada pihak tersebut untuk melakukan pengawasan secara ketat terhadap kotak suara.

“Sekarang kan ada Bawaslu, saksi partai. Dunia jagat semakin terbuka medsos, menurut saya tidak perlu khawatir terlalu jauh. Sekali lagi, itulah sudah terjadi selama ini, kita negara bisa menghemat cukup banyak sekali uang untuk kotak suara,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan bahwa penggunaan kotak suara berbahan karton kedap air sudah dipakai sejak 2014. Menurutnya penggunaan kotak karton itu guna menghemat biaya penyelenggaraan pemilu.

“Termasuk mempertimbangkan kondisi internal KPU, karena masih banyak KPU daerah kota yang belum punya kantor sendiri, dan harus sewa gudang,” jelasnya di Jakarta, Sabtu (15/12/2018).

Sumber : Bisnis/JIBI