Forbes Rilis Daftar Orang Terkaya Indonesia, Siapa Mereka?

Bambang Michael Hartono, salah satu orang terkaya dunia asal Indonesia yang juga atlet bridge nasional. - Istimewa
14 Desember 2018 15:00 WIB Annisa Margrit Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi dan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang positif dalam setahun terakhir tak urung membuat nilai kekayaan orang-orang terkaya Indonesia meningkat hingga US$129 miliar, setara dengan Rp1.875,14 triliun (kurs tengah Bank Indonesia Rp14.536).

Angka itu naik dari US$126 miliar setahun lalu. Hal ini tercantum dalam Forbes Indonesia Rich List yang dirilis pada Kamis (13/12/2018).

Selain nama-nama yang sudah familiar seperti kakak beradik Hartono dan Eka Tjipta Widjaja, ada beberapa nama yang mungkin tidak terlalu sering disebut. Misalnya, Danny Nugroho dan Benny Tjokrosaputro.

Danny adalah salah satu pemilik saham PT Capital Financial Indonesia Tbk. (CASA) dan memiliki kekayaan sebesar US$790 juta. Dia berada di posisi ke-39 dalam daftar tersebut, seperti dikutip Bisnis.

Sementara itu, Benny dikenal sebagai Direktur Utama PT Hanson International Tbk. (MYRX), sebuah perusahaan pengembang properti. Nilai kekayaannya naik setelah PT Sinergi Megah Internusa Tbk. (NUSA) resmi listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juli 2018, di mana dia menjadi komisaris utamanya.

Secara keseluruhan, ada 50 nama yang dikompilasi oleh Forbes dalam daftar ini. Nilai kekayaan mereka dihitung dari informasi kepemilikan saham dan finansial lainnya serta analis.

Nilai kekayaan yang terkait perusahaan terbuka menggunakan data per 30 November 2018. Adapun perusahaan tertutup divaluasi menggunakan perbandingan dengan perusahaan terbuka yang bergerak di sektor yang sama.

Lalu, siapa saja orang-orang terkaya di Indonesia? Berikut daftar 15 orang terkaya di Indonesia versi Forbes:

PeringkatNamaNilai kekayaanSumber kekayaan
1.R. Budi dan Michael HartonoUS$35 miliar [Rp509 triliun]Konglomerasi (perbankan, finansial, rokok, dan lain-lain)
2.Susilo WonowidjojoUS$9,2 miliar [Rp133,9 triliun]Tembakau
3.Eka Tjipta WidjajaUS$8,6 miliar [125,2 triliun]Kelapa sawit
4.Sri Prakash LohiaUS$7,5 miliar [109,2 triliun]Petrokimia
5.Anthoni SalimUS$5,3 miliar [77,2 triliun]Konglomerasi (ritel, consumer goods, dan lain-lain)
6.Dato’ Sri TahirUS$4,5 miliar [65,5 triliun]Konglomerasi (perbankan, finansial, kesehatan)
7.Chairul TanjungUS$3,5 miliar [50,9 triliun]Konglomerasi (perbankan, ritel, properti, dan lain-lain)
8.Boenjamin SetiawanUS$3,2 miliar [46,6 triliun]Farmasi
9.Jogi Hendra AtmadjaUS$3,1 miliar [45,1 triliun]Consumer goods
10.Prajogo PangestuUS$3 miliar [43,6 triliun]Petrokimia
11.Low Tuck KwongUS$2,5 miliar [36,4 triliun]Batu bara
12.Mochtar RiadyUS$2,3 miliar [33,5 triliun]Konglomerasi (perbankan, finansial, properti, ritel, dan lain-lain)
13.Putera SampoernaUS$1,75 miliar [25,4 triliun]Investasi
14.Peter SondakhUS$1,7 miliar [24,7 triliun]Investasi
15.Martua SitorusUS$1,69 miliar [24,6 triliun]Kelapa sawit

Sumber: Forbes