Mendikbud: Tahun Depan Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah

Calon siswa SMP didampingi tenaga pendidik mendaftar sekolah secara online di Kabupaten Kudus, Jateng. (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
10 Desember 2018 15:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menargetkan siswa tak perlu lagi mendaftar sekolah pada tahun depan. Hal tersebut sesuai dengan sistem zonasi sehingga namanya sudah terdaftar di sekolah.

"Kami menargetkan pada tahun depan siswa tidak perlu lagi mendaftar. Tapi namanya sudah terdaftar di sekolah yang ada di dekat rumahnya. Mudah sekali sebenarnya, jika zonasi ini diterapkan karena siapa yang masuk SMP tahun depan adalah anak yang duduk di kelas enam sekarang ini," ujar Mendikbud dalam diskusi di Jakarta, Senin (10/12/2018).

Untuk menerapkan sistem zonasi tersebut, perlu kerja sama dengan pemerintah daerah terutama dinas kependudukan dan catatan sipil. Data tersebut juga bisa digunakan untuk pendataan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Sistem zonasi, kata Muhadjir, merupakan puncak dari restorasi pendidikan yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
"Zonasi ini mengutamakan kedekatan jarak domisili peserta didik dengan sekolah," jelas sebagaimana dilansir Antara.

Zonasi tidak hanya digunakan untuk mendekatkan lingkungan sekolah dengan peserta didik, namun juga mencegah penumpukan guru berkualitas di suatu sekolah, menghilangkan ekslusifitas, dan mengintegrasikan pendidikan formal dan nonformal.

Ke depan, pihaknya akan memberikan bantuan berdasarkan sistem zonasi sehingga bantuan bisa terpetakan dan terarah. Dengan sistem zonasi itu, anggaran bisa difokuskan untuk kesejahteraan guru, peningkatan pelatihan guru dan anggaran untuk afirmasi.

"Kemudian Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) diharapkan bisa dikoordinasikan dengan baik," kata Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.

Mendikbud berharap ke depan kebijakan zonasi tersebut bisa dijadikan Perpres. Saat ini sudah ada sekitar 2.570 zonasi, Mendikbud berharap bisa meningkat hingga 5.000 zonasi.

Sumber : Antara