Jokowi: Urusan Saya Apa dengan Produksi Esemka?

Pekerja di depan deretan mobil di pabrik Esemka, Sambi, Boyolali, Senin (22/10 - 2018). Pabrik telah memproduksi jenis mobil pikap. (Antara / Aloysius Jarot Nugroho)
24 Oktober 2018 17:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, TANGERANG -- Kabar produksi mobil Esemka kembali mencuat setelah terlihatnya aktivitas di pabrik milik PT Solo Manufaktur Kreasi di Sambi, Boyolali. Sebagai mantan kepala daerah yang mempromosikan prototype mobil Esemka beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun kerap diidentikkan dengan mobil itu.

Namun, saat ditanya soal kabar produksi Esemka, Presiden Jokowi menyatakan tidak pernah campur tangan. Dia mengatakan bahwa pembuatan mobil Esemka murni dikerjakan oleh industri yang didirikan oleh swasta.

"Itu urusan orang industri. Urusan saya apa dengan produksi Esemka? Tidak ada urusan pemerintah," kata Presiden Jokowi seusai menghadiri pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-33 di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Banten, Rabu (24/10/2018).

Menurut Jokowi, saat masih menjabat sebagai Wali Kota Solo, dirinya mendorong mobil kreasi anak-anak SMK yang dibantu oleh teknisi perusahaan besar. Pemerintah terus mendorong produk lokal, seperti mobil Esemka, untuk maju dengan uji emisi dan uji laik jalan.

"Tugas pemerintah hanya itu. Setelah jadi, ya diserahkan kepada industri, mau diproduksi atau tidak produksi, ya bukan urusan kita lagi," jelas Presiden.

Kendati demikian, jika produksi mobil Esemka jadi diresmikan, dirinya bersedia datang karena merupakan merek dan karya anak bangsa. Perkembangan pabrik mobil Esemka sudah mendapatkan Tanda Pendaftaran Tipe dan Sertifikat Uji Tipe dari Kementerian Perhubungan.

Sementara itu, berdasar pantauan Solopos.com di pabrik yang berada di Desa Demangan, Kecamatan Sambi itu, Senin, dari kejauhan terlihat sejumlah mobil berjajar rapi di halaman sisi timur. Mobil tersebut berjenis pikap dan terdiri atas dua warna berbeda yakni putih dan abu-abu.

Pabrik tersebut masih tertutup untuk umum. Pintu gerbang utama selalu tertutup dan dijaga petugas keamanan. Bando di pintu gerbang utama dan sebagian pagar depan yang diperkiranan bertuliskan nama pabrik (PT Solo Manufaktur Kreasi) ditutup dengan kain hitam.

Meski demikian, di lingkungan pabrik sudah terlihat adanya aktivitas. Sejumlah pekerja terlihat lalu lalang melakukan kegiatan di sekitarnya. Puluhan sepeda motor juga terparkir di sisi salah satu gedung. Pemandangan ini berbeda dengan beberapa bulan lalu di mana pabrik masih terlihat lengang dan tidak ada aktivitas.

Sumber : Antara