Bus SMK PGRI 1 Karanganyar Kecelakaan karena Sopir Tak Kuasai Medan

Bus rombongan study tour SMK PGRI 1 Karanganyar. (Istimewa)
25 September 2018 14:15 WIB Abdul Jalil Nasional Share :

Madiunpos.com, MAGETAN -- Kanit Lantas Pos 90 Plaosan Polres Magetan, Ipda Akhmad Suryani, menduga sopir bus rombongan study tour SMK PGRI 1 Karanganyar tak menguasai medan sehingga bus yang mengangkut 47 siswa dan guru itu terjun ke jurang, Selasa (25/9/2018).

Bus tersebut mengalami kecelakaan di tikungan menurun yang cukup tajam di Plaosan dalam perjalanan menuju Bali. "Diduga sopir tidak menguasai jalan yang menurun dan berbelok tajam hingga akhirnya membanting setir dan masuk ke jurang," jelas Ipda Akhmad Suryani kepada Madiunpos.com.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI 1 Karanganyar, Moh. Arobi, mengungkapkan tiap tahun sekolahnya rutin mengadakan kunjungan industri.

"Itu khusus untuk kelas I dan II. Kami berangkat menggunakan dua bus. Setiap bus 40 orang jadi total 80 orang. Itu guru dan siswa. Tujuan kami Madiun dan Bali. Berangkat lewat Tawangmangu, dari sekolah Selasa [25/9/2018] pukul 08.00 WIB," jelas Arobi kepada Solopos.com, Selasa.

Bus mulanya berjalan beriringan. Namun, bus yang berjalan di belakang kemudian menyalip karena hendak mengisi bahan bakar. Bus pertama akan menyusul dan bertemu di SPBU terdekat.

"Tetapi sampai tikungan di lokasi kejadian itu malah terjun ke jurang. Bus terguling," kata Arobi.

Arobi mengungkapkan ada guru dan siswa yang terluka awalnya dirawat di Puskesmas Tawangmangu, Karanganyar, kemudian dirujuk ke RSUD Karanganyar. Mereka ada yang luka parah hingga patah tulang.

Anggota rombongan lainnya ada juga yang mengalami luka ringan seperti lecet-lecet dan sebagian sudah kembali ke Karanganyar. Kunjungan industri dibatalkan. (Sri Sumi Handayani)

Kolom 3 hours ago

Spekulasi