Sukacita Warga Palestina Nikmati Libur Lebaran 2018 di Israel

Warga Palestina berlibur di pantai Tel Aviv, Israel (Reuters/Amir Cohen)
19 Juni 2018 18:00 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, TEL AVIV – Ada yang berbeda dari perayaan Idulfitri 2018 bagi sejumlah warga Palestina. Mereka yang biasanya hidup penuh tekanan dan kesedihan kini bisa tersenyum sejanak menikmati hari libur. Ribuan warga Palestina memilih melewatkan Lebaran 2018 dengan berlibur ke pantai di kawasan Tel Aviv, Israel.

Dikutip dari 972 Mag, Selasa (19/6/2018), pemerintah Israel mengeluarkan izin khusus bagi warga Palestina untuk berlibur ke pantai di kawasan Tel Aviv dan Jaffa selama dua hari. Seorang warga Palestina, Raed, sangat menikmati liburan pertamanya ke pantai Tel Aviv.

"Ini adalah liburan pertama saya dan keluarga. Saya membawa anak dan ibu saya yang berusia 85 tahun. Ibu sangat senang melihat pantai yang belum pernah dilihatnya selama hampir 50 tahun," kata Raed.

Izin masuk ke Israel yang tidak terkait dengan pekerjaan atau perawatan medis adalah suatu hal yang sulit didapatkan oleh warga Palestina. Namun, beberapa tahun belakangan, mereka yang tinggal di tepi barat Palestina mendapatkan izin khusus masuk ke wilayah Israel untuk merayakan Idulfitri.

"Kami sangat senang bisa berlibur ke sini. Andai saja kami bisa datang ke sini setiap hari. Tapi, mereka [pemerintah Israel] hanya memberikan izin kami memasuki wilayahnya selama dua hari dalam satu tahun," kata pasangan suami istri asal Ramallah, Palestina.

Meski demikian, izin masuk yang diberikan pemerintah Israel kepada warga Palestina sangat terbatas. Mereka harus melewati pos penjagaan terlebih dahulu sebelum pergi ke pantai. Di pos itulah militer Israel yang bertugas menentukan siapa saja yang boleh melanjutkan perjalanan.