Pemudik Kendaraan Pribadi Naik, Kemenhub Sebut Infrastruktur Makin Baik

Mobil melintas di ruas arah pintu masuk Tol Bawen, Semarang, Rabu (6/6 - 2018). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
08 Juni 2018 03:30 WIB Muhammad Ridwan Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi pada tahun ini meningkat 27,7% dibandingkan dengan jumlah pada 2017. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementerian Perhubungan, Bambang Prihartono.

Angka ini disampaikan dalam diskusi di Forum Merdeka Barat, di ruang serbaguna Kementrian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, Kamis (7/6/2018). “Jumlah kenaikan pemudik dengan kendaraan pribadi didominasi oleh kendaraan roda dua,” ujarnya.

Pada 2017, ada 6,97 juta pemudik menggunakan kendaraan roda dua. Sedangkan tahun ini diprediksi akan ada 8,52 juta pemudik atau naik 33,3 persen yang menggunakan roda dua.

Dalam pertemuan yang berbeda, Staf Ahli Menteri Bidang Logistik Multimoda dan Keselamatan, Cris Kuntadi, menambahkan bahwa fenomena ini juga dipengaruhi kian baiknya infrastruktur. “Jumlah pemudik dengan kendaraan pribadi meningkat karena sarana dan infrastruktur yang lengkap menjadi salah satu faktornya,” ujarnya.

"[tapi] Mudik dengan sepeda motor sebenarnya sangat berbahaya" kata Cris Kuntadi saat ditemui di Kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat.

Meskipun Kemenhub sudah memberikan program pengiriman sepeda motor gratis, hal tersebut masih belum bisa menekan pemudik dengan sepeda motor. Tetapi bukan berarti program tersebut gagal. Sedangkan bagi pengguna mobil pribadi, waktu tempuh perjalanan diprediksi bisa lebih singkat karena koneksi jalur tol yang kian panjang.