Sehari Pascaerupsi Merapi, Penerbangan Solo Normal

Bandara Adi Soemarmo Solo. (Solopos/Dok)
02 Juni 2018 13:30 WIB Hijriyah Al Wakhidah Nasional Share :

Solopos.com, SOLO — Penerbangan dari Bandara Adi Soemarmo Solo sehari pascaerupsi Gunung Merapi, Sabtu (2/6/2018), berjalan normal. Seluruh penerbangan pagi bertolak ke bandara tujuan sesuai jadwal. 

Operation and Service Department Manager PT Angkasa Pura  (AP) I Bandara Adi Soemarmo, Purwanto, mengatakan sejak bandara kembali dibuka pada Jumat (1/6/2018) pukul 18.30 WIB, seluruh penerbangan tersisa masuk ke Bandara dengan lancar hingga penerbangan terakhir Citilink pukul 22.30 WIB.

Selain aktivitas penerbangan yang normal, operasional di Bandara Adi Soemarmo juga berjalan seperti biasa. Meskipun menjadi kawasan terdampak abu Merapi sehingga harus closed beberapa jam Jumat sore kemarin, namun tidak ada aktivitas bersih-bersih kawasan bandara dari sisa abu Merapi.

“Kemarin itu kan hanya antisipasi saja, ada abu tapi tipis dan nol material. Jadi sampai saat ini, setelah dinyatakan dibuka seluruh operasional bandara dan penerbangan kembali normal,” kata Purwanto, saat berbincang dengan solopos.com, Sabtu.  

Setelah tiga kali erupsi freatik Merapi dan status Merapi yang belum turun level masih pada status waspada level II, otoritas Bandara Adi Soemarmo terus meningkatkan intensitas komunikasi dengan instansi terkait seperti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) termasuk Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).  

Sementara itu, dampak penutupan penerbangan selama beberapa jam masih terasa hingga Sabtu pagi, salah satunya penumpang pesawat menjadi lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa karena banyak penumpang yang melakukan reschedule pada Sabtu pagi.

“Saya kurang hafal angkanya, tapi dari dua flight yang kami batalkan pada Jumat sore, jumlahnya mencapai 200-an penumpang, banyak yang me-reschedule jadi Sabtu pagi ini. Jadi penerbangan Sabtu pagi ini lebih ramai dari biasanya,” ujar Distrik Sales Manager Citilink Solo, Cahyo Katon. Selain me-reschedule, ada juga yang refund dan reroute.

Seperti diketahui, erupsi Merapi Jumat pagi berdampak pada penutupan sementara operasional Bandara Adi Soemarmo Solo selama tiga jam sehingga ada 12 penerbangan dari bandara tersebut yang harus dibatalkan.