Pesawat Tergelincir di Bandara Wamena, Mesinnya Sampai Copot

Pesawat tergelincir di Wamena, Jumat (25/5/2018). (Facebook - Jenry Mewengkang)
25 Mei 2018 19:14 WIB Rio Sandy Pradana Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Pesawat kargo milik Jayawijaya Dirgantara dilaporkan tergelincir dan keluar landasan pacu di Bandara Wamena. Berdasarkan informasi yang diperoleh Bisnis/JIBI, pesawat Boeing 737-200 dengan kode penerbangan PK-JRM ini hendak terbang dari Bandara Sentani (DJJ) menuju Bandara Wamena (WMX).

Pesawat tersebut diawaki oleh Capt. Pilot Pius Realino dan kopilot (first officer/FO) Aptoro Lokbere. Seluruh kru di dalam pesawat dilaporkan selamat, kendati salah satu mesin pesawat terlihat terlepas dan masih tertinggal di landasan pacu (runway).

Hingga berita ini diunggah, Ketua Komisi Naasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengaku baru mendapatkan informasi kecelakaan tersebut. Pihaknya segera menugaskan tim untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Saat ini belum ada statement dan detailnya. Tim baru akan berangkat malam ini untuk memastikan penyebab kecelakaan ini," kata Soerjanto, Jumat (25/5/2018).

Seperti dikutip dari Antara, pesawat jenis kargo tersebut mengangkut berbagai jenis barang, seperti beras dan semen. Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal membenarkan kecelakaan pesawat saat mendarat (landing) tersebut.

Kendati demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dari laporan yang diterima, pesawat mengalami kecelakaan akibat mesin pesawat sebelah kiri terlepas dan jatuh.

"Pesawat oleng hingga mendarat di sebelah kiri runway. Aktivitas penerbangan tetap berlangsung normal karena posisi pesawat yang berada di luar runway," kata Kamal.

Adapun, lama penerbangan Jayapura-Wamena dapat ditempuh sekitar 4,5 jam perjalanan.