5 Ustaz Ngehits Ini Tak Masuk Daftar Kemenag

Ustaz Abdul Somad (Geotimes.id)
22 Mei 2018 20:14 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Belum lama ini, Kementerian Agama (Kemenag) merilis rekomendasi 200 nama ustaz yang bisa diundang menyebarkan syiar Islam.

Sejumlah nama ustaz yang masuk di antaranya, Abdullah Gymnastiar (AA Gym), Emha Ainun Najib, Abdul Moqsith Ghozali, Haedar Nasir, Hidayat Nur Wahid, Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Alwi Shihab, Yusuf Mansur, Dahnil Anzar Simanjuntak dan Dedeh Rosidah (Mama Dedeh).

200 Nama ustaz rekomendasi Kemenag menuai pro kontra. Salah satunya karena dalam daftar itu sejumlah nama ustaz terkenal yang juga familier di masyarakat khususnya ngehits di media sosial tak masuk daftar Kemenag. Kendati demikian Kemenag menolak mencabut rekomendasi itu.

Dihimpun Okezone, inilah lima ustaz ngehits yang tak masuk daftar Kemenag:

1. Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad Batubara Lc, lahir di Silo Lama, Asahan, Sumatera Utara, 18 Mei 1977. Ustaz berusia 40 tahun ini merupakan seorang pendakwah dan ulama Indonesia yang sering mengulas berbagai macam persoalan agama, khususnya kajian ilmu hadis dan Ilmu fikih.

Selain itu, ia juga banyak membahas mengenai nasionalisme dan berbagai masalah terkini yang sedang menjadi isu hangat di kalangan masyarakat.

Ada suatu kejadian beberapa waktu lalu, tepatnya pada 24 Desember 2017. Saat itu ia dilarang mengisi pengajian warga Indonesia yang berada di Hongkong. Abdul Somad tiba di Hong Kong pukul 15.00 waktu setempat.

Petugas bandara kemudian memeriksa identitas Abdul Somad dan rombongan. Tanpa penjelasan, dia ditolak masuk Hong Kong serta dikembalikan ke Jakarta pukul 16.00 WIB.

Ustaz Khalid Basalamah (Dataislam.com)

2. Ustaz Khalid Basalamah
Bernama lengkap Khalid Zeed Abdullah Basalamah. Ustaz Khalid Basalamah dilahirkan pada tanggal 1 Mei 1975. Dia mengenyam pendidikan sarjananya di Universitas Islam Madinah, kemudian melanjutkan S2 di Universitas Mulim Indonesia.

Tak puas dengan gelar S2, beliau kembali mengambil program S3 di Universitas Tun Abdul Razzak Malaysia. Ustaz Khalid cukup populer di media sosial, yaitu Youtube.

Berdasarkan penelusuran kanal Khalid Basamalah telah ditonton lebih dari 40,5 juta kali. Ustaz Khalid Basalamah juga pernah memberikan tausiah di sebuah masjid di Sidoarjo, Jawa Timur pada Sabtu, 4 Maret 2017.

Tiba-tiba puluhan anggota GP Ansor meminta tabligh akbar yang diisi oleh sang ustaz dihentikan. Aparat yang berjaga langsung sigap mengamankan situasi, pasalnya banyak jemaah tabligh akbar yang berada di luar, termasuk wanita dan anak-anak. Akhirnya Khalid memutuskan untuk mengalah dan menghentikan ceramahnya.

 

Ustaz Syafiq Riza Basalamah (Vidio.com)

3. Ustaz Syafiq Riza Basalamah
Ustaz Syafiq Riza Basalamah merupakan seorang penceramah Islam lulusan Universitas Islam Madinah, dengan predikat Summa Cumlaude.

Disertasinya berjudul Juhuudu Al Muassasaat wal Hai’aat Al Islaamiyyah Fi Indonesia Fi At Tashoddi Li At Tanshiir (Usaha Organisasi dan Lembaga Islam di Indonesia Dalam Membendung Kristenisasi).

Dalam menyampaikan kajian ceramahnya, Dr. Syafiq Riza Basalamah melakukannya dengan cara detail, mendalam, dengan pembahasan yang penuh dalil baik dalil naqli maupun aqli.

Kejadian yang sama pernah menimpa Ustaz Syafiq Reza Basalamah, tapi dia sebelum memberikan ceramah sudah ditolak oleh GP Ansor NU Kota Malang pada Jumat 28 Juli 2017. Ceramah yang sedianya bakal digelar di Masjid Manarul Islam, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang itu urung dilaksanakan.

Ustaz Adi Hidayat (Twitter)

4. Ustaz Adi Hidayat
Ustaz Adi Hidayat adalah seorang ustaz yang lahir pada tanggal 11 September 1984 di Pandeglang Provinsi Banten. Pendidikan pasca sarajna beliau diselesaikan di Islamic Call College Tripoli, Libya. Untuk magister beliau mengambil di Agama Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Aktifitas Ustaz Adi Hidayat diisi menjadi narasumber, mengisi tausiah, dan berbagai kegiatan keagamaan yang lainnya.

Ustaz Bachtiar Nasir (Youtube)

5. Ustaz Bachtiar Nasir

Ustaz Bachtiar Nasir adalah seorang Da’i dan Ulama yang sangat sering mengkaji dan mendalami Ilmu-Ilmu Alquran. Ustadz yang memimpin Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic Center ini juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ketua Alumni Saudi Arabia se-Indonesia serta Ketua Alumni Madinah Islamic University se-Indonesia. Ia juga tercatat pernah menjadi Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ustaz Bachtiar Nasir pernah mendapatkan pencekalan untuk muncul di salah satu acara TV swasta nasional. Hal ini terkait apa yang dia suarakan terkait penistaan agama Al Maidah 51 oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.