Runway Bandara Juanda Ambles, Lion Air Tersangkut Aspal

Pesawat maskapai Lion Air mendarat di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat, belum lama ini. (Bisnis/Rachman)
20 Mei 2018 19:33 WIB Rio Sandy Pradana Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT922 mengalami keterlambatan keberangkatan (delay) karena kondisi aspal di ujung landas pacu (runway) Bandara Juanda, Surabaya, ambles. Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang M. Prihantoro mengatakan proses penanganan JT922 dilakukan berdasarkan prosedur yang berlaku dan berjalan dengan baik.

"Penerbangan JT922 mengalami delay dari yang seharusnya take off pada 10.30 WIB, dikarenakan kondisi aspal di ujung landas pacu amblas," kata Danang dalam rilis, Minggu (20/5/2018).

Dia menambahkan pilot memutuskan untuk menunda keberangkatan ketika pesawat di posisi bersiap untuk lepas landas guna menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan.

Pada pukul 10.30 WIB, lanjutnya, pilot JT922 menginformasikan bahwa pada roda depan (nose wheel) tersangkut aspal sehingga menyebabkan pesawat tidak bisa bergerak maju. Akhirnya, pesawat Boeing 737-900ER (B739) registrasi PK-LGJ tersebut sudah dilakukan penarikan (towing) menuju landas parkir (apron) menggunakan kendaraan penarik pesawat (pushback car).

Seluruh kru pesawat, 179 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, serta tiga bayi, dilaporkan dalam keadaan selamat dan sudah mendapatkan layanan terbaik dengan dikembalikan menuju ruang tunggu keberangkatan (boarding gate).

Lion Air JT922 telah diberangkatkan pada pukul 13.41 WIB dan tiba di Denpasar pukul 15.50 Wita. Lion Air memberikan informasi, kejadian ini berpotensi menyebabkan keterlambatan rute Denpasar – Kupang pergi pulang (PP) dan Denpasar ke Solo.