Mesir Buka Perbatasan di Jalur Gaza Selama Ramadan

Perbatasan Rafah dan Jalur Gaza (Times of Israel)
19 Mei 2018 15:30 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, SOLO – Pemerintah Mesir mengumumkan bakal membuka perbatasan Rafah dengan Jalur Gaza selama bulan Ramadan. Selama ini, wilayah yang berbatasan langsung dengan Palestina ini biasanya ditutup dan hanya dibuka secara berkala. Pembukaan perbatasan pada Ramadan kali ini menjadi yang terpanjang selama beberapa tahun terakhir.

Presiden Mesir, Abdel Fattah Al Sisi, menyebutkan bahwa pembukaan perbatasan ini bakal meringankan beban warga Palestina yang tinggal di Jalur Gaza. "Saya telah menginstruksikan kepada badan-badan terkait untuk mengambil langkah yang diperlukan guna membuka penyeberangan perbatasan Rafah di sepanjang bulan Ramadan. Hal ini dilakukan guna meringankan beban warga Palestina di Jalur Gaza," kata Presiden Abdel Fattah Al Sisi seperti dikutip dari Middle East Monitor, Sabtu (19/5/2018).

Pada Jumat pekan lalu, pemerintah Mesir mengumumkan pembukaan perbatasan di Rafah selama empat hari. Namun, pada Kamis (17/5/2018), pemerintah Mesir menyatakan tetap membuka perbatasan tersebut selama Ramadan.

Perbatasan Rafah dengan Jalur Gaza hampir selalu ditutup sejak Abdel Fattah Al Sisi menggulingkan pendahulunya lewat kudeta militer pada Juli 2013. Perbatasan Rafah biasanya dibuka dalam waktu singkat dalam kondisi darurat.

Sebenarnya, ada tujuh pintu perbatasan yang berada di wilayah Jalu Gaza. Namun, enam pintu perbatasan itu dikuasasi oleh Israel. Sementara sisanya, yakni di Rafah dikendalikan oleh Mesir. Perbatasan Rafah merupakan satu-satunya pintu yang menghubungkan Gaza dengan dunia luar.