Ini Jeroan Kereta Sleeper Car Bikinan Inka untuk Mudik Lebaran 2018

Rencana penataan kursi di kereta sleeper car yang diproduksi PT Inka Madiun. (Istimewa/PT Inka Madiun)
08 Mei 2018 21:05 WIB Abdul Jalil Nasional Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memesan 10 kereta sleeper car di PT Industri Kereta Api ( Inka). Kereta tersebut nantinya dimanfaatkan untuk angkutan Lebaran 2018.

Pantauan Madiunpos.com di showroom PT Inka di Jl. Yos Sudarso, Kota Madiun, Selasa (8/5/2018) siang, sejumlah pekerja perusahaan pelat merah itu sedang mengerjakan bagian dalam kereta sleeper car atau juga disebut sleeper seat train.

General Manager Corporate Secretary PT Industri Kereta Api (Persero), I Ketut Astika, mengatakan saat ini PT Inka sedang mengerjakan pesanan dari PT KAI berupa 10 sleeper car. Kereta sleeper car tersebut dibagi menjadi dua tipe. Yaitu empat kereta sleeper car dengan kapasitas 18 kursi per kereta dan enam kereta sleeper car dengan kapasitas kursi 27 per kereta.

Untuk kereta sleeper car tipe 18 kursi, kata dia, kursi yang tersedia bisa digunakan untuk berbaring dengan kemiringan mencapai 170 derajat. Sedangkan untuk kereta tipe 27 kursi, seat yang tersedia bisa dimiringkan hingga 140 derajat.

"Posisi saat ini masih pengerjaan. Ada 10 kereta sleeper car yang dipesan," kata I Ketut Astika saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa.

I Ketut Astika menyampaikan saat ini baru proses pengerjaan bodi kereta. Sedangkan untuk kursi sudah hampir selesai pengerjaannya.

Dia menambahkan prototipe kereta sleeper car sudah ada. Penataan interior kereta, lanjut dia, menunggu hingga seluruh barang-barang interior tiba. Setelah itu baru dilakukan uji kelaikan jalan dan proses sertifikasi lalu diserahkan ke PT KAI.

Dia menuturkan empat kereta sleeper car ditargetkan rampung sebelum Lebaran atau awal Juni 2018. Kereta ini nantinya dimanfaatkan untuk angkutan Lebaran tahun ini. Sedangkan enam kereta lainnya ditargetkan rampung pada 2019.

Mengenai rute yang akan dilalui kereta jenis baru ini, ujar Ketut, menjadi kewenangan PT KAI. Namun, jenis kereta sleeper car ini biasanya digunakan untuk perjalanan jauh seperti rute Surabaya-Jakarta.

Saat ditanya tentang nilai kontrak pengerjaan 10 kereta sleeper car itu, terang dia, sejauh ini PT Inka belum meneken tanda tangan kontrak dengan PT KAI. Tetapi sudah ada komitmen bahwa PT Inka akan mendukung PT KAI sebagai customer utama supaya bisa mengoperasikan kereta sleeper car itu saat Lebaran.

"Secara prinsip kami sama-sama setuju. Karena belum deal. Jadi kami belum ada data-data soal nilai kontrak," ujar dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya