JK Targetkan 5 Juta Wisman China ke Indonesia pada 2020

Wapres Jusuf Kalla (tengah) didampingi Presiden Konferensi Agama dan Perdamaian se-Asia Din Syamsudin (kiri) di Gedung Merdeka Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/6 - 2015). (Bisnis/Rachman)
07 Mei 2018 23:00 WIB Feni Freycinetia Fitriani Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan salah satu sektor kerja sama unggulan antara Indonesia-China adalah pariwisata. Pemerintah menargetkan Indonesia mampu menjaring wisatawan asal China bisa mencapai 5 juta orang pada 2020.

"Wisatawan Tiongkok merupakan wisatawan asing terbesar dengan jumlah mencapai 2 juta orang pada 2017," katanya di acara Indonesia-China Business Summit di Hotel Shangri-La, Senin (7/5/2015).

Dengan capaian tersebut, JK optimistis kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) asal Negeri Tirai Bambu akan meningkat setidaknya 1 juta kunjungan setiap tahun. Ini artinya, JK memproyeksikan kunjungan turis Tiongkok ke Indonesia bisa mencapai 3 juta kunjungan pada tahun ini dan 4 juta kunjungan pada 2019.

"Saya targetkan 5 juta wisman China datang ke Indonesia pada 2020. Indonesia mengundang turis Tiongkok untuk mengunjungi 10 Bali baru," ungkapnya.

Dia menambahkan dalam hal investasi, China merupakan investor terbesar ketiga dengan total investasi USD3,3 miliar dalam 1977 proyek. Jumlah ini belum termasuk investor dari Hong Kong.

Perlu dicatat, investasi dari China mengalami peningkatan cukup signifikan dalam tiga tahun terakhir. Menurutnya, Investasi Tiongkok di Indonesia tumbuh besar sehingga kondisi berbisnis menjadi sehat dan menguntungkan.

Acara Indonesia-China Business Summit merupakan bagian dari kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang ke Indonesia yang membawa misi penguatan hubungan bilateral, khususnya sektor ekonomi.