Tiket Kereta H-1 Hingga H+3 Ludes, 1 Lembar Diperebutkan 200 Orang

Antrean pemesan tiket kereta api di Stasiun Senen, Jakarta. (Bisnis/Abdullah Azzam)
19 April 2018 19:30 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Saat ini satu tiket pulang kampung hari Raya Idul Fitri diperebutkan oleh 200 orang. Vice President E-Commerce PT Kereta Api Indonesia (KAI) Albertus Indarko Wiyogo mengatakan mengatakan perseroan menyediakan total 280.000 tiket kereta untuk pulang pergi.

"Sehari itu website kita bisa dikunjungi 20 juta orang. Itu sebabnya pada saat jam 00.00 ada yang terlempar," katanya kepada Bisnis/JIBI di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

PT KAI mencatat tiket kereta pada H-1 sampai H+3 sudah habis terjual meski sudah ada 16 kereta tambahan dengan total 9.326 tempat duduk. Bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman disarankan membeli tiket di luar hari itu.

Berdasarkan pantauan Bisnis/JIBI, banyak calon pemudik yang kesulitan mengakses situs resmi KAI sejak tiket tambahan resmi dibuka. Mereka berharap PT KAI menambah lagi jumlah gerbong kereta dan memperbaiki sistem teknologi pemesanan tiket karena kesulitan mengakses situs.

Sebelumnya, PT KAI menyiapkan 20 kereta api tambahan untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2018 di mana penjualan tiket kereta tambahan ini mulai pekan depan. Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan pihaknya akan menyediakan 20 KA tambahan dengan total 40 perjalanan.

Dalam hal ini, KA tambahan tersebut memiliki kapasitas 23.752 tempat duduk. "Kereta tambahan ini akan kita jual mulai 16 April jam 00.01 WIB," ucap Edi di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Edi menuturkan 20 KA tambahan tersebut sebagian besar mulai beroperasi pada 8 Juni hingga 25 Juni 2018. Sebagian lagi seperti Kertajaya Lebaran, Brantas Lebaran, dan Mataram Premium beroperasi lebih awal mulai tanggal 5 Juni 2018 hingga 26 Juni 2018.