BEASISWA BIDIKMISI : UNS Solo Beri Pengawasan Khusus Mahasiswa Penerima Bidikmisi

Logo UNS Solo
04 November 2015 16:40 WIB Septhia Ryantie Nasional Share :

Beasiswa bidikmisi, UNS Solo memberlakukan pengawasan khusus bagi mahasiswa penerima beasiswa.

Solopos.com, SOLO--Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo memastikan ada pengawasan khusus terhadap para mahasiswa penerima beasiswa Program Bidikmisi. Mereka yang tidak mengemban amanah untuk bisa menyelesaikan kuliah maksimal hingga 8 semester dengan baik, akan dievaluasi.

Hal tersebut mengemuka saat digelar pengarahan kepada 1.275 mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi UNS 2015 di auditorium kampus setempat, Rabu (4/11/2015).

Saat menyampaikan pengarahannya, Wakil Rektor (WR) I (Bidang Akademik), Sutarno, mengatakan sejak para mahasiswa tersebut memulai studinya di UNS, harus mempersiapkan diri agar bisa menyelesaikan studi selama empat tahun, yakni dalam 8 semester. Diharapkan mereka lulus pun dengan nilai yang baik.

"Selain merampungkan studi dalam 8 semester, tentunya diharapkan pula nilai yang diperoleh juga baik. Sebagai contoh saat wisuda sarjana beberapa waktu lalu, di mana sebesar 60 persennya mahasiswa yang wisuda adalah mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi yang selesai dalam 8 semester dan bahkan cumlaude," jelas dia.

Menurut Sutarno, mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi tersebut mengemban amanah sehingga mereka tidak boleh seenaknya. Dia mengungkapkan pihaknya pernah menerima komplain dari mahasiswa yang bukan penerima beasiswa Bidikmisi tentang mahasiswa Bidikmisi yang seenaknya dalam kuliah.

"Kalau dibandingkan mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi, mahasiswa lainnya harus membayar biaya kuliah hingga belasan juta rupiah. Kalau mereka tahu ada mahasiswa penerima beasiswa yang seenaknya, tentunya mereka ngiri dan lapor kami," ungkapnya.

Dia mengakui informasi dari mahasiswa tersebut termasuk bentuk pengawasan terhadap mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi. Hal itu dengan harapan para mahasiswa bisa mengemban amanah dengan baik dalam menyelesaikan studinya dengan tepat waktu.

Di sisi lain, nilai beasiswa Program Bidikmisi yang diterima mahasiswa di perguruan tinggi selama beberapa tahun terakhir hingga 2015 ini, diakui belum ada kenaikan. Satu mahasiswa menerima senilai Rp2,4 juta untuk SPP dan Rp600.000 per bulan untuk biaya hidup, dengan batas waktu menerima beasiswa tersebut maksimal 8 semester.

Menurut WR III (Bidang Kemahasiswaan dan Alumni) UNS Solo, Darsono, tentang nilai beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa tersebut saat ini menjadi pembahasan di tingkat WR. Ada harapan bahwa di tahun-tahun yang akan datang besaran beasiswa tersebut, khususnya biaya hidup per bulan, ada kenaikan.

Sayangnya, Darsono menyatakan, dari perguruan tinggi tidak bisa menentukan itu mengingat kewenangan ada di pemerintah pusat. Namun jika memungkinkan, kenaikan itu juga bisa diusulkan nantinya," jelas dia.