News
Selasa, 17 Januari 2017 - 15:30 WIB

Polisi Turki Tangkap Pelaku Penembakan Brutal di Istanbul

Redaksi Solopos.com  /  Jafar Sodiq Assegaf  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Seorang pria menempatkan bunga di pintu masuk klub malam yang diserang pria bersenjata, di Istanbul, Turki, 3 Januari 2017. (JIBI/Reuters/Murad Sezer)

Polisi Turki telah menangkap pelaku penembakan di sebuah klub di Istanbul saat perayaann Tahun Baru 2017.

Semarangpos.com, ISTANBUL — Polisi Turki, Senin (16/1/2017) waktu setempat, menangkap tersangka penembakan yang menewaskan 39 orang di sebuah klub malam di Istanbul saat perayaan Tahun Baru 2017 lalu.

Advertisement

Melalui siaran pers, pemerintah setempat menyatakan telah menangkap tersangka yang bernama Masharipov di sebuah apartemen di Distrik Esenyurt, Istanbul. Masharipov ditemukan bersama seorang bocah berusia empat tahun yang disebut sebagai anaknya. Polisi lantas merilis foto Masharipov yang tampak mengenakan kaus dengan wajah penuh luka.

Penyerangan yang terjadi pada perayaan Tahun Baru 2017 itu menewaskan 39 orang. Sejumlah warga negara asing dari Israel, Prancis, Tunisia, Lebanon, India, Belgia, Yordania, dan Arab Saudi menjadi korban aksi brutal itu.

Polisi menjelaskan kronologi saat Masharipov tiba di kelab malam eksklusif itu menggunakan taksi. Ketika turun dari taksi, ia sempat mengambil senapan laras panjang yang disimpan di bagasi. Pria itu melepas tembakan secara acak dan memakan korban tewas sedemikian banyak.

Advertisement

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan serangan itu memang ditargetkan ke kelab malam populer yang sering dikunjungi selebriti lokal dan orang-orang asing berduit.

Sebelumnya, teroris ISIS mengklaim pihaknya bertanggung jawab atas serangan itu. Mereka menyebut aksi itu sebagai balasan atas keterlibatan Turki di Suriah.

Wakil Perdana Menteri yang juga juru bicara pemerintah, Numan Kurtulmus, mengucapkan selamat kepada polisi melalui Twitter. “Saya ucapkan selamat kepada polisi kita yang menangkap pelaku penembakan Ortakoy,” kicaunya.

Advertisement

“Perang kami dengan teror dan kekuatan di balik itu akan terus sampai akhir,” tandasnya.

(Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif