News
Senin, 29 Desember 2014 - 06:45 WIB

PESAWAT AIRASIA HILANG : Ini Jawaban CEO Tony Fernandes Soal Kondisi Pesawat

Redaksi Solopos.com  /  Adib Muttaqin Asfar  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - CEO Airasia Group Tony Fernandes (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)

Pesawat Airasia QZ-8501 yang hilang sejak Minggu (28/12/2014) pagi disebut dalam kondisi sangat baik.

Solopos.com, SIDOARJO — CEO AirAsia Group, Tony Fernandes, tidak mau berspekulasi tentang penyebab hilangnya pesawat AirAsia QZ-8501 dalam penerbangan Surabaya-Singapura apakah terkait dengan cuaca, kesalahan manusia atau kondisi pesawat.

Advertisement

“Cuaca kondisi memang tidak baik tapi kami tidak mau berspekulasi kondisi ketika pilot di jalur penerbangan,” jelasnya dalam jumpa pers di crisis center di Terminal 2 Bandara Juanda, Minggu (28/12/2014) malam.

Meski demikian, AirAsia akan mendukung pencarian pesawat, termasuk penyelamatan penumpang dan kru pesawat. Presiden Direktur PT AirAsia Indonesia, Sunu Widyatmoko, menambahkan kondisi pesawat buatan 2008 itu juga dalam kondisi bagus. Bahkan, pemeriksaan menyeluruh atas kondisi pesawat juga baru dilakukan November lalu.

“Pilot juga berpengalaman dengan 20.500 lebih jam terbang,” tambahnya. Oleh karena itu, ia mengatakan “kami akan bekerja sama untuk investigasi dan penyelamatan.”

Advertisement

Sementara itu, saat jumpa pers, wartawan juga mempertanyakan apakah kejadian kali ini serupa dengan kecelakaan pesawat MH370 asal Malaysia, yang terjadi beberapa waktu lalu. Namun pertanyaan ini tidak direspons Tony maupun Sunu.

General Manager Bandara Juanda Trikora Harjo menegaskan fokus terhadap musibah hilangnya pesawat AirAsia dan tidak terkait dengan kejadian yang lain. “Tolong jangan dikait-kaitkan,” tegasnya.

Pesasat AirAsia QZ8501 yang hilang membawa 155 penumpang, terdiri dari 137 penumpang dewasa, 17 anak-anak dan 1 bayi serta 7 kru. Dari total penumpang, sebanyak 149 warga negara Indonesia, 1 dari Inggris, 3 dari Korea Selatan, 1 warga Malaysia, dan 1 dari Singapura. Adapan dari 7 kru pesawat, 1 orang berkewarganegaraan Prancis dan 6 warga negara Indonesia.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif