News
Jumat, 3 Juni 2016 - 15:35 WIB

Penembakan di Kampus UCLA, Tak Ada Korban WNI

Redaksi Solopos.com  /  Adib Muttaqin Asfar  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penembakan (JIBI/Solopos/Reuters)

Penembakan di Kampus UCLA dipastikan tak menelan korban WNI.

Solopos.com, JAKARTA — Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam insiden penembakan di kampus the University of California, Los Angeles, (UCLA).

Advertisement

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengatakan dirinya telah mendapatkan laporan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Los Angeles, Amerika Serikat, bahwa tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam aksi penembakan di Kampus UCLA.

“Saya mendapat laporan dari KJRI Los Angeles, bahwa tidak terdapat korban WNI pada peristiwa penembakan di kampus UCLA yang diduga dilakukan oleh beberapa orang,” katanya melalui keterangan resmi, Jumat (3/6/2016).

Aksi penembakan itu sendiri terjadi pada 1 Juni 2016 pukul 10.00 waktu setempat dan diduga dilakukan oleh empat orang yang mengenakan seragam hitam-hitam. Seusai penembakan tersebut, pihak kampus langsung menutup seluruh wilayah kampus yang memiliki luas 419.000 hektare.

Advertisement

Dari hasil penyelidikan, diketahui terdapat dua orang laki-laki yang menjadi korban jiwa akibat aksi tersebut. Menurutnya, KJRI Los Angeles terus memantau situasi dari dekat, menugaskan tiga orang staf untuk memantau situasi di lapangan, serta melakukan koordinasi dengan aparat keamanan setempat.

Pihak KJRI Los Angeles juga berhasil melakukan komunikasi dengan beberapa warga negara Indonesia yang menjadi mahasiswa dan tenaga pengajar di kampus tersebut. Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, diketahui terdapat 87 orang warga negara Indonesia yang menjadi mahasiswa, dan seorang tenaga pengajar di UCLA.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif