News
Jumat, 3 Juni 2016 - 16:33 WIB

Kurs Rupiah Ditutup Menguat 48 Poin, Ini Faktor Pendorongnya

Redaksi Solopos.com  /  Adib Muttaqin Asfar  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pergerakan kurs rupiah (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)

Kurs rupiah kembali ditutup menguat signifikan hari ini.

Solopos.com, JAKARTA — Kurs rupiah akhirnya ditutup menguat 0,35% atau 48 poin ke 13.595 per dolar AS pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (3/6/2016). Pagi tadi, rupiah di pasar spot dibuka menguat 12 poin atau 0,09% ke Rp13.631 per dolar AS.

Advertisement

Sementara itu, data yang diterbitkan Bank Indonesia (BI) pagi tadi menempatkan Jisdor pada Rp13.612 per dolar AS, terapresiasi 0,60% atau 83 poin dari posisi Rp13.695 per dolar AS pada Kamis (2/6/2016).

Dalam risetnya hari ini, ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta memprediksi ruang penguatan rupiah pada perdagangan hari ini terbuka seiring dolar AS yang mulai melemah. Adapun, saat ini fokus investor kembali tertuju ke tax amnesty dan FOMC meeting. Dalam risetnya dia mengungkapkan momentum penguatan dolar AS yang semakin hilang bisa dorong rupiah kuat.

“Rupiah menguat di penutupan Kamis sore setelah sempat tertekan di pembukaan merespons S&P yang tidak memberikan peringkat layak investasi. Tetapi terlihat kekecewaan yang sebagian besar sudah terfaktorkan baik di IHSG maupun SUN. Saat ini fokus investor kembali tertuju ke tax amnesty dan FOMC meeting. Momentum penguatan dolar yang makin hilang bisa dorong rupiah kuat. Indeks dolar masih menguat, tetapi jika data pertambahan tenaga kerja non-pertanian AS tidak membaik nanti malam, pelemahan bisa datang lagi,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta dalam risetnya yang diterima hari ini, Jumat (3/6/2016).

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif