News
Jumat, 3 Mei 2013 - 18:29 WIB

KECELAKAAN BUS SEMARANG : "Saya Mau Menolong, Masih Ditanya Yang Tanggung Jawab..."

Redaksi Solopos.com  /  Ahmad Mufid Aryono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Kecelakaan di Jl Wahidin, Semarang, Jumat (3/5/2013). (JIBI/SOLOPOS/Antara)

Kecelakaan di Jl Wahidin, Semarang, Jumat (3/5/2013). (JIBI/SOLOPOS/Antara)

SEMARANG — Kecelakaan maut di Jl Wahidin, Semarang, Jumat (3/5/2013) siang masih menyisakan pengalaman tidak mengenakkan para saksi. Kepada kru SOLOPOSFM Ariyanto yang melaporkan langsung dari lokasi kejadian, salah satu saksi mata, Sugeng mengaku saat akan menolong korban, ia justru ditanya tentang yang bertanggung jawab atas kecelakaan itu.

Advertisement

“Setelah kejadian sekitar tiga menit saya langsung berusaha menolong korban. Ada korban tewas dua orang pengendara motor. Kemudian saya mencoba menolong korban di mobil, tetapi ditanya siapa yang nanti bertanggung jawab,” ujar warga Jomblang Legok, Tanah Putih, Semarang, Jumat.

Sugeng menuturkan seusai kecelakaan, banyak warga yang menonton peristiwa mengerikan tersebut. Ia juga mencatat ada sekitar tujuh motor yang tertabrak dan tiga mobil.

Sebelumnya, sebuah bus PO Nugroho nomor polisi H1574AG jurusan Mangkang-Tembalang, Kota Semarang, Jumat siang, mengalami rem blong yang mengakibatkan tabrakan beruntun di turunan Jalan Dr Wahidin Semarang.

Advertisement

Bus tersebut setidaknya menabrak enam sepeda motor dan tiga mobil yang melaju dari arah berlawanan. Data sementara yang dihimpun di lapangan, jumlah korban tewas mencapai tiga orang yang merupakan pengendara dari sejumlah kendaraan yang ditabrak bus nahas tersebut.

Simak berita terkait : http://digital.solopos.com/file/04052013/

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif