News
Senin, 16 September 2013 - 18:28 WIB

KASUS BUNUH DIRI : Tahanan Polresta Solo Ditemukan Tewas Gantung Diri

Redaksi Solopos.com  /  Ahmad Mufid Aryono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi gantung diri (JIBI/Solopos/Dok)

ilustrasi

Solopos.com, SOLO — Diduga malu menanggung aib, seorang tahanan Polresta Solo kasus penjambretan, Winarno, 25, ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi tahanan, Senin (16/9/2013) pagi. Warga Ampel, Boyolali, itu bunuh diri diduga karena tak kuasa menahan malu menanggung aibnya.

Advertisement

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Senin, korban kali pertama ditemukan oleh teman sesama tahanan dalam kondisi leher tergantung sarung pukul 04.15 WIB. Kejadian itu lantas dilaporkan kepada petugas jaga.

Petugas pun segera mengevakuasi dan mengautopsinya. Korban diketahui sebagai tersangka penjambretan yang baru empat hari mendekam di tahanan. Ia ditangkap, Rabu (11/9/2013).

Saat diperiksa korban kepada penyidik mengaku telah menjambret lebih dari 90 kali di Soloraya. Penyidik menyita 96 lembar surat tanda nomor kendaraan (STNK) berbagai merek motor dan sejumlah kunci T dari tangan korban.

Advertisement

Kapolresta Solo, AKBP Iriansyah, saat ditemui wartawan, mengungkapkan telah mengurus dan menyerahkan mayat korban kepada keluarganya.

Berdasar hasil autopsi, katanya, korban meninggal dunia akibat gagal pernafasan. Hal tersebut didukung adanya bekas jeratan di leher korban. Selain itu, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Kemungkinan korban bunuh diri karena tak kuat menahan malu. Saudara dan kerabatnya kepada kami bilang korban berasal dari keluarga yang taat beribadah. Keluarga sama sekali tak mengetahui sepak terjang korban. Nah, baru kali ini ia tertangkap. Seluruh keluarganya pun jadi tahu,” terang mantan Kapolres Bima, NTB itu.

Advertisement

Kematian Winarno dikatakannya menghambat penyidikan. Penyidik sebenarnya saat ini tengah mengembangkan kasus itu untuk mengejar tersangka lain yang diduga masih ada. Kasatreskrim, Kompol Rudi Hartono, menambahkan, penyidikan terhadap tersangka dihentikan demi hukum.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif