News
Sabtu, 17 Juni 2023 - 13:35 WIB

Kader Baru, Sandi Uno akan Langsung jadi Ketua Bapilu PPP karena Terkenal

Newswire  /  Abu Nadzib  /  Abu Nadzib  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat konferensi pers di Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Jakarta Pusat, Rabu (14/6/2023). (ANTARA/Narda Margaretha Sinambela)

Solopos.com, JAKARTA — Kader baru PPP, Sandiaga Uno bakal didapuk sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) partai berlambang Ka’bah tersebut.

Tawaran menjadi Ketua Bapilu disampaikan Plt. Ketum PPP Muhammad Mardiono kepada Sandi Uno dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VI yang digelar di Jakarta mulai Jumat (16/6/2023) kemarin.

Advertisement

“Saya berpendapat Pak Sandi layak untuk kita berikan tugas sebagai ketua badan pemenangan pemilu nasional,” katanya Mardiono, seperti dikutip Solopos.com dari Antara, Sabtu (17/6/2023).

Mardiono menjelaskan sebagai Ketua Bapilu, memiliki tanggung jawab untuk memenangkan PPP pada Pemilu 2024.

Advertisement

Mardiono menjelaskan sebagai Ketua Bapilu, memiliki tanggung jawab untuk memenangkan PPP pada Pemilu 2024.

PPP memiliki salah satu bagian organisasi bernama Lajnah Pemenangan Pemilu (LP2) atau badan pemenangan pemilu.

Selain itu, Bapilu juga didukung oleh badan saksi yang akan menyatu menjadi satu kesatuan di bawah Bapilu.

Advertisement

Sejumlah isu yang dibahas, antara lain pemberian tugas dan jabatan kepada Sandiaga Uno dan wacana penetapan Sandiaga sebagai bakal calon wakil presiden yang diusung PPP.

Menurut Mardiono, Sandiaga Uno sebagai kader baru di PPP, turut diberikan beban berat sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya.

Dia juga berpandangan perlu adanya tokoh yang dapat membawa elektoral kesuksesan PPP pada Pemilu 2024.

Advertisement

“Kami tahu Pak Sandi memiliki tingkat elektoral yang tinggi, maka tentu harus diberi beban sesuai dengan kapasitasnya,” katanya.

Dalam pembukaan Rapimnas tersebut, Muhammad Mardiono juga mengumumkan bergabungnya Sandiaga Uno, yang dianggap tokoh politik nasional untuk memperkuat barisan perjuangan partai tersebut.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif