News
Selasa, 8 April 2014 - 15:56 WIB

Jelang Pileg, KPK Bentangkan Spanduk Raksasa "Pilih Yang Jujur"

Redaksi Solopos.com  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JAKARTA — Sehari jelang pemilu legislatif, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelimuti gedung KPK, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta dengan spanduk raksasa bertuliskan “Pilih yang Jujur”. Bekerja sama dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia, spanduk berukuran 30 meter x 30 meter itu dibentangkan menutupi sisi utara gedung KPK, sehingga jelas terlihat oleh pelintas jalan.

Rencananya, spanduk raksasa tersebut akan dipasang hingga akhir penyelenggaraan pemilihan presiden, sebagai simbol visual untuk mengingatkan masyarakat luas agar menggunakan hak pilih mereka dengan memilih pemimpin dan wakil rakyat yang jujur demi kebaikan bangsa.

Advertisement

Dalam pesta demokrasi ini, KPK menaruh perhatian besar, agar terselenggara pemilu yang jujur dan adil, serta berintegritas dan antikorupsi. Karena itu, KPK meyakini, partisipasi masyarakat akan turut menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan, kearah yang lebih baik.

Menurut pimpinan KPK Adnan Pandu Praja, dalam kampanye “Pilih yang Jujur”, KPK mengambil peran sebagai trigger mechanism untuk mengajak seluruh elemen masyarakat menggunakan hak pilihnya secara jujur. “Sebagai pemilih yang berintegritas, masyarakat harus menolak segala bentuk politik uang, berani untuk menolak jual-beli suara, serangan fajar, dan sejenisnya,” ujar Adnan, Rabu (8/4/2014)

Karenanya, perjuangan untuk menghadirkan pemilu yang jujur dan berintegritas, mestilah lahir dari pribadi dan masyarakat yang jujur. Begitulah KPK memandang penting arti kejujuran dalam sendi kehidupan, termasuk dalam demokrasi dan kehidupan berbangsa.

Advertisement

Kegiatan kampanye “Pilih yang Jujur” merupakan salah satu rangkaian kegiatan kampanye Pemilu Berintegritas 2014 yang memfokuskan pada tingkat pemilih. Kampanye ini menjangkau seluruh medium, baik media sosial, media massa dan media luar ruang.

Tagline “Jujur” dipilih karena merupakah salah satu nilai antikorupsi. Istilah “jujur” juga merupakan padanan yang paling dikenal masyarakat untuk menggambarkan kata “integritas”, sehingga diharapkan, pesan kampanye lebih mudah dipahami masyarakat.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif