News
Selasa, 17 Februari 2015 - 13:15 WIB

HUKUMAN MATI : Keluarga Kemasi Barang-Barang Terpidana Bali Nine

Redaksi Solopos.com  /  Rohmah Ermawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi eksekusi mati (JIBI/Solopos/Dok.)

Hukuman mati akan dilaksanakan terhadap 2 terpidana Bali Nine, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan.

Solopos.com, DENPASAR – Eksekusi terhadap dua terpidana mati Bali Nine berkewarganegaraan Australia, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, belum dipastikan waktunya. Namjun keluarga Myuran Sukumaran mulai mengemasi sejumlah barang pribadi dan membawanya keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II-A Denpasar, Kerobokan, Badung, Bali, Selasa (17/2/2015).

Advertisement

Raji Sukumaran yang merupakan ibunda dari Myuran ditemani sejumlah kerabatnya keluar dari pintu LP dengan membawa beberapa tas berukuran sedang yang berisi sejumlah barang di antaranya berisi sejumlah buku.

Kepala LP Kerobokan, Sudjonggo, membantah dibawanya sedikit demi sedikit barang-barang pribadi milik salah satu terpidana mati tersebut berkaitan dengan proses pemindahan yang akan dilakukan Selasa (17/2/2015) malam.

“Barang-barangnya masih [di dalam sel penjara]. Kami belum mendapatkan informasi dari Kejati. Belum tahu apakah malam ini [pemindahan],” katanya.

Advertisement

Sudjonggo mengaku belum mendapatkan informasi terkait waktu pemindahan kedua terpidana yang ditangkap tahun 2005 itu dari pihak terkait.

Kejaksaan Agung menyatakan pemindahan akan dilaksanakan pekan ini, namun Sudjonggo mengaku belum memberitahukan hal itu kepada narapidana yang divonis mati tahun 2006.

Meski demikian, LP Kerobokan siap kapan pun apabila keduanya akan dipindahkan.

Advertisement

Hingga Selasa siang, sejumlah anggota keluarga dari Myuran dan Andrew Chan masih menjenguk mereka di LP.

Pengacara dari Australia Julian McMahon juga ikut mendampingi keluarga terpidana mati itu.

Meluasnya pemberitaan menjelang eksekusi kedua terpidana tersebut juga menarik perhatian sejumlah wisatawan mancanegara yang ingin mendokumentasikan dirinya di depan LP terbesar di Denpasar itu.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif