News
Sabtu, 6 Juni 2020 - 00:05 WIB

Hari Ini Dalam Sejarah: 6 Juni 1901, Soekarno Lahir

Ginanjar Saputra  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Soekarno. (Wikimedia.org)

Solopos.com, SOLO — Pada 6 Juni 1901, Koesno Sosrodihardjo dilahirkan di Surabaya, Jawa Timur. Pria dengan nama lahir Koesno itu kemudian dikenal sebagai Soekarno, presiden pertama Indonesia.

Peristiwa itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah yang layak dikenang pada hari ke-157—hari ke-158 dalam tahun kabisat—sesuai sistem Kelender Gregorian, 6 Juni.

Advertisement

Selain Soekarno lahir, masih banyak peristiwa bersejarah lain yang terjadi pada 6 Juni.

Berikut sejumlah peristiwa bersejarah, selain Soekarno lahir, pada 6 Juni yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org, dalam Hari Ini Dalam Sejarah, 6 Juni:

Advertisement

Berikut sejumlah peristiwa bersejarah, selain Soekarno lahir, pada 6 Juni yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org, dalam Hari Ini Dalam Sejarah, 6 Juni:

913

Kaisar Bizantium Alexander III meninggal dunia karena kelelahan saat bermain tzykanion, sejenis permainan polo di Kekaisaran Bizantium. Ia lantas digantikan keponakannya yang masih berusia delapan tahun, yakni Konstantinus VII.

1513

Pertempuran yang melibatkan pasukan Prancis dan pasukan Swiss meletus di dekat Novara, sebelah utara Italia. Dalam pertempuran tersebut, pasukan Swiss berhasil menang dan mengusir pasukan Prancis dari kawasan Novara dan Milan. Massimiliano Sforza kembali menjabat sebagai pemimpin Milan setelah sempat digulingkan pasukan Prancis.

Advertisement

1808

Kakak dari Kaisar Prancis Napoleon Bonaparte, Joseph Bonaparte, dinobatkan sebagai raja di Spanyol. Ia memimpin Spanyol sampai 1813 setelah dirinya mengundurkan diri karena kerjaan yang ia pimpin mengalami kemunduran. Setelah turun takhta, banyak yang menduga Joseph tinggal di benua Amerika.

1901

Koesno Sosrodihardjo dilahirkan di Surabaya, Jawa Timur, Hindia Belanda atau kini Indonesia sebagai putra dari pasangan Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai. Pria dengan nama lahir Koesno itu kemudian dikenal sebagai Soekarno, presiden pertama Indonesia yang menjabat sejak 18 Agustus 1945 sampai 12 Maret 1967.

1944

Setelah dibombardir menggunakan pesawat tempur milik Inggris, tembok pertahanan Jerman di kawasan pantai di Normandia yang disebut dengan Tembok Atlantik diserbu lebih dari 150.000 tentara Sekutu. Penyerbuan itu disebut dengan Operation Overlord atau Operasi Maharaja. Presiden Amerika Serikat (AS) Dwight D. Eisenhower menjadi komandan dalam penyerbuan itu. Dalam penyerbuan tersebut, Jerman menelan kekalahan dengan kehilangan ratusan ribu tentaranya yang tewas dan hancurnya ribuan alat tempur yang dimiliki.

Advertisement

1971

Pertempuran Long Khanh meletus di Provinsi Long Khanh, Vietnam Selatan. Pertempuran itu melibatkan pasukan Australia dan pasukan Vietnam Utara. Pasukan Australia berhasil menang dalam pertempuran tersebut setelah pasukan Vietnam Utara menarik diri dari Provinsi Long Khanh.

1975

Regu putri Indonesia untuk kali pertama berhasil meraih gelar juara dalam ajang bulu tangkis bergengsi khusus wanita, Piala Uber. Dalam ajang Piala Uber yang juga kali pertama digelar di Jakarta itu, Indonesia menang atas Jepang di laga final dengan skor 5-2. Regu Indonesia yang menjuarai Piala Uber untuk kali pertama tersebut terdiri atas Theresia Widiastuti, Imelda Wigoena, Utami Dewi, Tati Soemirah, Minarni Soedaryanto, dan Regina Masli.

1982

Perang Lebanon meletus setelah pasukan Israel menyerang kawasan Lebanon bagian selatan. Serangan Israel itu akhirnya meluas hingga kawasan Lebanon bagian utara. Perang tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga tahun. Meski perang berlangsung cukup lama, Israel gagal menunaikan misinya mencaplok beberapa kawasan di Lebanon.

Advertisement

2002

Asteroid berjarak sangat dekat dengan bumi yang diperkirakan berdiameter 10 meter meledak di atas Laut Tengah, dekat Yunani dan Libya. Ledakan yang dihasilkan diperkirakan berkekuatan 26 kiloton. Ledakan itu lebih dahsyat dibanding ledakan bom nuklir di Nagasaki, Jepang pada 1945 silam. Kejadian itu dikenang dengan nama Peristiwa Mediterania Timur.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif