News
Selasa, 12 April 2022 - 17:45 WIB

Gunung Sepikul, Gunung Api Purba di Sukoharjo

Chelin Indra Sushmita  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Pemandangan di sekitar Gunung Sepikul, Bulu, Sukoharjo. (Solopos/Indah Septiyaning Wardhani)

Solopos.com, SUKOHARJO — Destinasi wisata Gunung Sepikul di Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, ternyata merupakan sisa gunung api purba. Kabarnya, gunung di Sukoharjo ini berusia lebih tua dari Gunung Api Purba Nglanggeran di Gunungkidul, DIY.

Destinasi wisata ini berada sekitar 20 kilometer arah selatan Kabupaten Sukoharjo, tepatnya di Gunung Lor, Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, Sukoharjo, Jawa Tengah. Banyak wisatawan yang tertarik untuk datang ke sana dan mendaki puncaknya demi menikmati pesona pemandangan alam.

Advertisement

Gunung Sepikul di Sukoharjo terdiri dari dua bukit batuan api purba. Gunung ini terbentuk akibat letusan dari gunung api di Tenongan, Krisak. Jadi, Gunung Sepikul merupakan salah satu kawah dari pusat kawah di Tenongan, Krisak.

Baca juga: Selain Wonogiri, Sukoharjo Juga Punya Gunung Api Purba

Selama ini, gunung di Sukoharjo itu sering disebut mirip dengan Gunung Api Purba Nglanggeran karena karakternya yang hampir mirip. Namun, siapa sangka ternyata Gunung Sepikul bisa dibilang lebih tua ketimbang Gunung Api Purba Nglanggeran di Gunungkidul.

Advertisement

Dikutip dari situs gunungapipurba.com, Selasa (12/4/2022), Gunung Nglanggeran berdasarkan sejarah geologinya merupakan gunung api purba yang berumur tersier ( Oligo- Miosen) atau 0,6 – 70 juta tahun yang lalu.

Material batuan penyusun Gunung Nglanggeran merupakan endapan vulkanik tua berjenis andesit (Old Andesite Formation). Jenis batuan yang ditemukan di Gunung Nglanggeran antara lain breksi andesit, tufa dan lava bantal.

Bukit Sepikul memiliki beberapa nama lain yang juga dikenal dengan nama Situs Danyangan dan Komplek Batu Seribu. Destinasi wisata ini bisa ditempuh melalui jalur Sukoharjo-Wonogiri.

Advertisement

Jika dilihat dari jauh, Gunung Sepikul berupa dua bukit batu yang menjulang di tengah hamparan sawah yang mengitarinya. Kedua bukit batu itu tampak seperti beban yang siap dipikul. Oleh karena itu, masyarakat sekitar menyebutnya sebagai Gunung Sepikul.

Baca juga: Deretan Gunung Api Purba Wonogiri: Muncul di Dasar Laut

Meski seolah menjulang tinggi, tetapi ketinggian gunung ini hanya 350 meter di atas permukaan laut (mdpl). Cara terbaik untuk menikmati pemandangan alam Gunung Sepikul adalah dengan mendakinya. Pastikan tubuh dalam kondisi prima jika ingin mendaki gunung dengan kemiringan 40-60 derajat ini.

Waktu tempuh menuju puncak hanya sekitar 15-20 menit. Sesampainya di puncak, Anda akan melihat panorama alam yang begitu indah.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif