News
Senin, 7 Maret 2016 - 10:45 WIB

BURSA SAHAM : Dibuka Menguat, IHSG Bergerak Menanjak

Redaksi Solopos.com  /  Jafar Sodiq Assegaf  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (Dok/JIBI/Bisnis)

Bursa saham mencatat penguatan IHSG pagi ini.

Solopos.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) meneruskan reli di awal perdagangan Senin (7/3/2016) ditopang reli harga mineral di pasar komoditas global.

Advertisement

IHSG dibuka menguat 0,19% atau 9,33 poin ke level 4.860,21. Pada pukul 09.06 WIB, IHSG bergerak naik 0,21% atau 9,99 poin ke level 4.860,88.

“Pergerakan positif harga komoditas tambang masih berpeluang mengangkat saham sektoral berbasis komoditas. IHSG berpeluang menguat terbatas karena dibayangi aksi ambil untung jangka pendek,” kata David Sutyanto, analis dari First Asia Capital.

Advertisement

“Pergerakan positif harga komoditas tambang masih berpeluang mengangkat saham sektoral berbasis komoditas. IHSG berpeluang menguat terbatas karena dibayangi aksi ambil untung jangka pendek,” kata David Sutyanto, analis dari First Asia Capital.

Harga minyak jenis WTI pekan lalu menguat 9,58% dan bergerak menguat 2,2% ke US$36,71 per barel pada pukul 08.53 WIB. Adapun harga tembaga di Comex naik 7,04% pada pekan lalu dan begerak melemah 0,26% ke US$226,85 per lbs pada pukul 08.53 WIB.

Dari 9 indeks sektoral IHSG, sebanyak 6 indeks sektoral menguat dan 3 indeks sektoral tertekan. Indeks sektor pertambangan memimpin dengan kenaikan 1,5%.

Advertisement

Harga almunium naik 10,04% ke US$9.320,50 per ton di London Metal Exchange sepanjang minggu lalu, sedangkan harga batu bara di Rotterdam menguat 4,57% ke US$45,75 per ton pada periode yang sama.

“Kekuatan beli dan tekanan jual menjelang akhir pekan cukup berimbang. Namun, tetap perlu kita cermati bahwa capital inflow masih terjadi,” kata William Surya Wijaya, analis dari Asjaya Indosurya Securites.

Aliran modal masuk ke Indonesia tampak dari penguatan tajam rupiah di pasar spot. Rupiah pagi ini sempat menguat hingga ke Rp12.984 per dolar AS dan bergerak menguat 86 poin atau 0,65% ke Rp13.046 per dolar AS pada pukul 09.07 WIB.

Advertisement

Investor asing sepanjang minggu lalu membawa masuk Rp2,26 triliun ke bursa saham Jakarta. Di pasar obligasi, yield SUN bertenor 10 tahun telah turun 11 bps ke 7,771% pada pukul 09.17 WIB.

Sebanyak 31 saham menguat, 9 saham melemah dan 487 saham staganan dari 527 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memimpin dengan kenaikan 1,22%, diikuti oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang menguat 1,1%.

Advertisement

Bursa Asia bergerak variatif. Nikkei 225 bergerak melemah 0,47%, Hang Seng naik 0,31%, Kospi menguat 0,2%, sedangkan Straits Times turun 0,24%.

Indeks Bisnis27 dibuka menguat 0,22% ke level 417,4. Pada pukul 09.06 WIB, Bisnis27 bergerak naik 0,1% atau 0,41 poin ke level 416,91.

Saham-saham pendorong IHSG pada awal perdagangan:

UNVR +1,2%
BBRI +1,10%
BMRI +0,77%
BBCA +0,18%

Saham-saham beban IHSG pada awal perdagangan:

ASII -0,72%
TLKM -0,44%
LPPF -1,59%
SCMA -0,88%

Sumber: Bloomberg

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif