News
Senin, 19 Oktober 2015 - 22:40 WIB

BISNIS PROPERTI SOLORAYA : Developer Pilih Ekspansi ke Jasa Konstruksi

Redaksi Solopos.com  /  Ahmad Mufid Aryono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pembangunan perumahan dengan produk lokal (Dok/JIBI/Bisnis)

Bisnis properti Soloraya, sejumlah developer banting setir ke jasa konstruksi.

Solopos.com, SOLO–Menjelang akhir tahun, penjualan properti di Soloraya masih stagnan. Developer pun melakukan ekspansi ke jasa konstruksi agar tidak merugi. Pemilik Haroki Propertindo, Ihsan Prayitno, mengatakan ekspansi ke sektor jasa konstruksi tersebut sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir. Ekspansi itu diharapkan bisa mendongkrak bisnis di saat pasar penjualan properti mengalami kelesuan.

Advertisement

Dia mengaku permintaan dari sektor pengadaan jasa konstruksi saat ini mengalami peningkatan 25% dibandingkan tahun lalu. Permintaan didominasi dari pembangunan yayasan, baik pendidikan hingga sosial.

“Bisnis itu harus kreatif sehingga bisa menjadi solusi saat terjadi kelesuan penjualan properti langsung ke konsumen. Saat ini, permintaan jasa konstruksi meningkat 25 persen dibandingkan tahun lalu,” urainya kepada wartawan di kantornya, Senin (19/10/2015).

Dia juga menawarkan konsep yang berbeda dibandingkan jasa konstruksi lainnya. Pihaknya menjembatani klien yang tidak memiliki anggaran konstruksi untuk mendapatkan investor. Dia juga menghindari unsur riba.

Advertisement

Sementara, saat ini penjualan properti menurun drastis hingga 50%. Penurunan itu terjadi karena konsumen masih bingung dalam menentukan pilihan. Dia sudah berupaya mendongrak penjualan lewat berbagai cara, namun belum berhasil sepenuhnya.

“Sebenarnya ini bukan karena penurunan daya beli konsumen. Daya beli sebenarnya masih ada, tetapi konsumen masih bingung menentukan pilihan. Apalagi, sekarang juga mulai berkembang investasi apartemen yang dinilai lebih menguntungkan,” ujarnya.

Dia memperkirakan penjualan properti kembali bergairah pada akhir tahun ini. Hal itu karena rumah masih menjadi kebutuhan primer masyarakat.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif