News
Senin, 10 September 2012 - 13:40 WIB

AKSI TERORISME: BNPT Sangkal Kecolongan Kasus Bom Depok

Redaksi Solopos.com  /  Ahmad Mufid Aryono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ansyaad Mbai (JIBI/SOLOPOS/Antara)

Ansyaad Mbai (JIBI/SOLOPOS/Antara)

JAKARTA–Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyangkal pihaknya kecolongan terkait meledaknya bom Depok. Kepala BNPT Ansyaad Mbai menegaskan, bom Depok sejatinya sudah terpantau, tapi saat itu belum ditangkap karena belum ada bukti.

Advertisement

“Depok itu sudah dipantau, disurveilance, sudah diikuti secara ketat. Tapi itulah risiko kita, negara hukum tindakan kita lakukan kalau sudah ada bukti,” kata Ansyaad di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (10/9/2012).

Ansyaad menyatakan, sebenarnya sebelum terjadi ledakan, petugas sudah masuk ke lokasi, tetapi saat itu belum melihat bukti fisik bahan peledak dan senjata.

“Tiba-tiba ada ledakan karena ada interval. Jadi jangan bilang kecolongan,” jelasnya.

Advertisement

BNPT tidak asal main tangkap saja dalam suatu penggerebekan, semua dilakukan sesuai prosedur.

“Kita tidak main tangkap, main tindak dan apalagi main tembak. Kita ingin bukti cukup. Itu yang buat kita keliatan terlambat. Kenapa tidak langsung? kita tidak mau terjadi pelanggaran HAM,” urainya.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif