Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini: 8 Desember 1941, AS Deklarasikan Perang Melawan Jepang

Presiden AS Franklin D. Roosevelt menandatangani deklasrasi perang terhadap Jepang, 8 Desember 1941. (Wikimedia.org)
08 Desember 2018 00:00 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO – Sejumlah peristiwa penting yang layak dikenang terjadi pada 8 Desember setiap tahunnya. Salah satunya adalah kala Amerika Serikat (AS) mendeklarasikan perang terhadap Jepang.

Selain itu, masih banyak peristiwa penting lain yang terjadi pada 8 Desember. Berikut sejumlah peristiwa yang dirangkum Solopos.com dari Wikipedia.org dan Thepeoplehistory.com:

1914
Pasukan Inggris berhasil mengalahkan pasukan Jerman dalam pertempuran di perairan Samudra Atlantik dekat Kepulauan Falkland. Pada salah satu pertempuran di masa Perang Dunia I itu, pasukan Jerman yang kalah lantas meninggalkan wilayah Kepulauan Falkland.

1922
Beberapa hari setelah memisahkan diri dari Britania Raya, Irlandia dibagi menjadi dua bagian, yakni Republik Irlandia dan Irlandia Utara. Republik Irlandia adalah negara di luar kekuasaan Britania Raya, sedangkan Irlandia Utara masih menjadi anggota Britania Raya.

1941
Sehari setelah Jepang menyerang Pearl Harbour, Presiden Amerika Serikat (AS) Franklin D. Roosevelt berpidato di hadapan kongres dan mengumumkan hari serangan tersebut sebagai hari yang akan dikenang sebagai suatu kekejian. Sejam setelah pidato itu disampaikan, Kongres AS mengeluarkan deklarasi resmi yang menyatakan perang terhadap Jepang.

1941
Pasukan Jepang secara serentak menyerbu wilayah Malaya, Thailand, Hong Kong, Filipina, dan Hindia-Belanda. Serangan itu merupakan upaya Jepang merebut kawasan yang dikuasai Sekutu. Serangan tersebut dilancarkan sehari setelah Serangan Pearl Harbour.

1955
Dewan Eropa secara resmi mengadopsi Bendera Eropa. Bendera tersebut memiliki warna dasar biru tua dengan 12 bintang keemasan. Bintang berjumlah 12 itu melambangkan kesempurnaan.

1962
Pemberontakan Brunei yang dipimpin Yassin Affandi meletus. Pemberontakan yang dilakukan pasukan Brunei, Malaysia, dan beberapa negara persemakmuran Inggris itu bertujuan untuk melepaskan wilayah Brunei dari cengkeraman Kesultanan Kalimantan Utara yang dibantu Indonesia. Pemberontakan tersebut berlangsung hingga 1966 dan dianggap sebagai pemicu Konfrontasi Indonesia-Malaysia.

1980
Penyanyi yang pernah menjadi vokalis The Beatles, John Winston Lennon, tewas setelah ditembak empat kali oleh Mark David Chapman di suatu apartenen di New York, Amerika Serikat (AS). Lennon sempat dilarikan ke rumah sakit, namun sayang, nyawanya tak tertolong. Ia pun tewas di usia 40 tahun. Chapman lantas dijatuhi hukuman kurungan penjara selama 25 tahun. Istri Lennon, Yoko Ono, menyatakan tak akan pernah memaafkan Chapman yang telah membunumh suaminya.

1991
Pemimpin Soviet Rusia melakukan pertemuan dengan pemimpin Soviet Ukraina dan Soviet Belorusia untuk menandatangani Piagam Belavezha. Penandatanganan piagam tersebut menandakan pembubaran Uni Soviet dan digantikan dengan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka. Meski demikian, Uni Soviet baru secara resmi dinyatakan bubar beberapa hari kemudian.

1994
Raheem Shaquille Sterling lahir di Kingston, Jamaica. Kini, ia dikenal luas sebagai pemain sepak bola berkebangsaan Inggris yang membela salah satu klub besar di Inggris, yakni Manchester City. Sebelum bergabung dengan Manchester City pada 2015 lalu, Sterling merupakan pemain andalan Liverpool sejak 2012 silam.

2009
Serangan bom mendera Bagdad, Irak dan menewaskan sedikitnya 127 orang serta meluka lebih dari 440 orang. Korban serangan itu kebanyakan merupakan warga sipil. Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Suriah menyatakan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan itu.