LSI: Oktober ke November, Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Turun 4%

Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto - Dok.Biro Pers Istana
06 Desember 2018 21:37 WIB Muhammad Ridwan Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTALingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei elektabilitas kedua pasangan calon terbaru untuk November 2018. Dua bulan memasuki masa kampanye, elektabilitas Prabowo-Sandi cenderung mengalami peningkatan meskipun tidak terlalu signifikan.

Setelah pendaftaran pada Agustus 2018, pada bulan itu Prabowo-Sandi mendapatkan elektabilitas sebesar 29,5%. Pada September, elektabiiltas pasangan calon (paslon) nomor urut 02 ini cenderung stagnan di angka 29%.

Oktober 2018, elektabilitas paslon ini mengalami penurunan menjadi 28,6%. Dalam hasil survei terbaru pada November 2018, Prabowo-Sandi mengalami peningkatan elektabilitas menjadi 31.

Sementara itu, elektabilitas paslon petahana Jokowi-Ma’ruf Amin tidak stabil sejak masa pendaftaran. Pada Agustus 2018, pasangan ini memiliki elektabilitas sebesar 52,2% dan meningkat pada September menjadi 53,2%.

Pada Oktober 2018, elektabilitas pasangan ini paling tinggi jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya, yaitu 57,7%. Namun pada hasil survei terbaru pada November, elektabilitas paslon 01 kembali turun menjadi 53,2% atau turun lebih dari 4%.

Peneliti Lingkaran Survei Denny JA, Rully Akbar mengatakan bahwa elektabilitas kedua capres cenderung tak bergerak signifikan sejak pendaftaran hingga saat ini. Selisih elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin masih unggul dengan Prabowo-Sandi dan stagnan di atas 20%.

 “Isu yang diberikan kurang substansial dan kurang menawarkan program-program, sehingga elektabilitas keduanya cenderung stagnan,” pungkasnya.

Sumber : Bisnis/JIBI