Divonis 6 Tahun Penjara, Zumi Zola Terima Keputusan Hakim

Terdakwa kasus suap dan gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, Zumi Zola, meninggalkan ruangan seusai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/11 - 2018). (Antara/Hafidz Mubarak)
06 Desember 2018 15:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Zumi Zola divonis enam tahun penjara atas kasus gratifikasi dan pemberian suap yang dilakukannya selama menjabat sebagai gubernur Jambi. Mantan pemain sinetron itu juga dihukum pidana denda sebesar Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan dan pencabutan hak politik selama lima tahun.

Zumi Zola mengatakan akan menerima keputusan majelis hakim yang dijatuhkan kepadanya. Ia tak akan melakukan banding.

"Saya terima keputusan hakim dan menghormati setiap proses jalannya hukum," ujar Zumi Zola di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).

Zumi Zola berharap jaksa penuntut umum menerima putusan majelis hakim ini. Sehingga statusnya segera memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah.

"Saya berharap JPU juga begitu ya, dan bisa segera inkrah. Dan saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman media yang telah memberikan perhatian selama ini. Terima kasih," lanjut Zumi Zola, seperti dikabarkan Liputan6.com.

Zumi Zola terbukti menerima gratifikasi sebesar Rp 40 miliar, US$ 177,300, dan SG$ 100.000 selama menjabat gubernur sejak 2016. Gratifikasi yang diterima Zola ini dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan partai.

Selain itu, Zumi Zola juga dinyatakan terbukti memberikan suap kepada pimpinan DPRD Provinsi Jambi periode 2009-2014. Suap sebesar Rp 16.490.000.000 diberikan terkait ketok palu persetujuan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017.

Sumber : Liputan6.com