Lion Air Susun Tanggapan atas Rekomendasi KNKT

Awak kapal Pertamina mengamati serpihan pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di laut utara Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10 - 2018). (Antara/HO/Pertamina)
29 November 2018 23:00 WIB Rio Sandy Pradana Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Lion Air Group sedang mempersiapkan tanggapan atas hasil rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) soal investigasi kecelakaan pesawat PK-LQP. Sebelumnya, KNKT menyampaikan dua rekomendasi kepada Lion Air terkait jatuhnya PK-LQP di Tanjung Karawang.

Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengatakan sedang menyusun tanggapan agar dapat meningkatkan aspek keselamatan. Terlebih, masih ada tenggat waktu yang diberikan oleh KNKT, yakni hingga 90 hari mendatang.

"[jawaban] Itu pastilah, tetapi tidak langsung [disampaikan] besok atau lusa. Kami masih harus mencermati kembali rekomendasi itu," kata Edward, Kamis (29/11/2018).

Dia juga akan terus melakukan koordinasi dan melakukan analisa bersama dengan Kementerian Perhubungan sebagai regulator. Hal tersebut dilakukan agar tidak menimbulkan dampak negatif yang lebih luas terhadap penerbangan nasional.

Secara terpisah, Investigator Kecelakaan KNKT Ony Suryo Wibowo mengatakan tanggapan yang diberikan oleh Lion Air akan dievaluasi kembali guna memastikan aspek keselamatan penerbangan.

"Jika alasannya penolakan yang disampaikan, kami nilai cukup untuk mencegah terjadi kecelakaan, kami bisa terima. Namun, jika tidak bisa akan kami tolak," kata Ony.

Dia menambahkan Lion Air secara prinsip telah mempersiapkan tanggapan, tetapi belum disampaikan kepada KNKT. Diharapkan, ada tindakan perbaikan signifikan yang dilakukan maskapai.

Sebelumnya, investigator KNKT Subkomite Penerbangan Nurcahyo Utomo dalam konferensi pers pengumuman laporan awal investigasi kecelakaan Lion Air JT 610 di Jakarta, Rabu (28/11/2018), menyampaikan kedua rekomendasi terkait temuan KNKT dalam kasus pesawat PK-LQP.

Rekomendasi pertama adalah menjamin implementasi dari operation manual part A subchapter 1.4.2 dalam rangka meningkatkan budaya keselamatan dan untuk menjamin pilot dapat mengambil keputusan untuk meneruskan penerbangan. Kedua, menjamin semua dokumen operasional diisi dan dikomentasikan secara tepat.

Sumber : Bisnis/JIBI

Kolom 19 hours ago

Jelalatan