Rapimnas Kadin di Solo, Menteri-Menteri Bahas Peningkatan Ekspor

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan materi pada hari terakhir Rapimnas Kadin 2018 di Alila Hotel Solo, Rabu (28/11 - 2018). (Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
28 November 2018 11:30 WIB Farida Trisnaningtyas Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Sejumlah menteri mengisi dialog interaktif pada hari terakhir Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Alila Hotel Solo, Rabu (28/11/2018).

Mereka adalah Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar yang diwakili Sekjen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Hendroyono.

Diskusi panel ini mengusung topik sesuai tema Rapimnas Kadin 2018 “Meningkatkan Ekspor dan Mendorong Pembangunan Industri yang Berdaya Saing Menuju Pembangunan Ekonomi yang Berkeadilan”.

“Kontribusi manufaktur Indonesia ini terbesar di ASEAN. Kita di bawah Korea Selatan, Tiongkok, dan Jerman. Indonesia sebesar 20%,” ujar Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto.

Sebelumnya, Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani, mengatakan Rapimnas Kadin di Solo membahas berbagai tantangan yang dihadapi dunia usaha, seperti masalah kebijakan daftar negatif investasi (DNI) sebagai bagian dari paket kebijakan XVI yang saat ini masih menjadi pembahasan.

“Terkait hal itu, saat ini Kadin sedang menghimpun berbagai usulan dan masukan dari kalangan pelaku usaha dan asosiasi, utamanya bagi sektor usaha yang masuk ke dalam DNI," katanya seusai pembukaan Rapimnas Kadin.

Seperti diketahui, Rapimnas itu digelar dalam rangka menetapkan sasaran dan program kerja 2019 serta melakukan evaluasi terhadap koordinasi, sinkronisasi, dan upaya sinergistik dalam perencanaan dan pelaksanaan program antarjajaran.

Selain pembahasan respons dunia usaha terhadap paket kebijakan ekonomi dan DNI, Rapimnas ketiga dalam kepengurusan periode 2015-2020 di bawah kepemimpinan Ketua Umum Rosan P. Roeslani itu juga membahas upaya peningkatan ekspor nasional dalam kaitannya dengan pengembangan perdagangan dan industri sejalan dengan tema yang diusung, yakni Meningkatkan Ekspor dan Mendorong Pembangunan Industri yang Berdaya Saing Menuju Pembangunan Ekonomi yang Berkeadilan.



Kolom 7 hours ago

Jelalatan