Lenggok Peragawati Curi Perhatian Peserta Rapimnas Kadin di Solo

Model memamerkan busana batik di arena pameran Batikvaganza dalam Rapimnas Kadin 2018 di Alila Hotel Solo, Selasa (27/11 - 2018). (Solopos/Farida T)
27 November 2018 22:40 WIB Farida Trisnaningtyas Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Jika model berlenggak-lenggok di atas catwalk atau sebuah pergelaran busana sudah biasa. Akan tetapi, jika para peragawan-peragawati ini memamerkan busana di tengah agenda besar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) adalah hal yang unik.

Inilah yang dilakukan para model yang merupakan didikan Q Models Solo dalam event Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang digelar di Alila Hotel Solo, Selasa (27/11/2018).

Ya, mereka bergaya layaknya di atas catwalk. Akan tetapi kali ini panggungnya adalah di arena pameran Batikvaganza yang menempati ground floor Alila Hotel Solo. Tak hanya itu, mereka juga naik turun di sekitar area ballroom yang digunakan para peserta Rapimnas menggelar rapat.

“Q Models di sini kan support model, sementara busananya memakai produk gerai batik yang menggelar pameran di acara ini,” ujar pemilik Q Models, Debby Silvita Sari, kepada Solopos.com, Selasa.

QModels

Fashion Show Kadin

Menurutnya, Q Models Solo digandeng Kadin untuk turut menyemarakkan event berskala nasional tersebut. Mereka tampil sebanyak dua kali, yakni siang dan sore hari. Di sesi pertama ada 10 model yang memperagakan busana batik dewasa. Sedangkan pada sore hari temanya adalah baju anak-anak dan remaja.

Para model ini memakai busana batik maupun aksesoris dari puluhan gerai batik dan stan aksesoris di Batik Vaganza. Wardrobe yang mereka kenakan kali ini didukung oleh Batik Halus Wulan Nik, Griya Batik Lengo, Batik Agung Wibowo, Riana Kesuma Batik, Karlina, Mutiara Batik, Bunga Batique, JS Collection, Batik Puspa Hadi, Domas Batik, Mayaratna Batik Solo, dan Dwi Hadi Batik.

Sedangkan untuk aksesoris yang dipakai seperti kain, kalung, anting, gelang, didukung oleh Kain Lukis Nasrafa, Omah Seni, dan Amalia Jewelry.

Busana yang mereka kenakan ini didominasi abaya panjang dan dress batik. Sedangkan untuk motif dan warna beragam, tetapi khas batik Solo, sogan. Meskipun berbentuk long dress, para model ini tampil stylish lantaran memadukannya dengan high heels baik warna hitam maupun gold. Sementara untuk busana lelaki, pilihan jatuh pada kemeja batik lengan pendek.

“Kami sudah sering ikut acara pameran seperti ini. Jadi, anak-anak sudah biasa,” imbuhnya.

Salah seorang peserta Rapimnas, Rudi, mengaku senang dengan adanya acara pendukung di tengah padatnya jadwal rapat ini.

“Batiknya bagus-bagus, cocok kalau buat oleh-oleh,” ujar peserta asal Sulawesi ini.