Kasus Dana Kemah, Mantan Ketum IMM Sebut Korupsi di Muhammadiyah Tabu

Sandiaga Uno (tengah) berjabat tangan dengan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) dan mantan Menteri ESDM Sudirman Said (kanan) saat deklarasi dukungan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Roemah Djoeang, Jakarta, Jumat (21 - 9). Dahnil Anzar Simanjuntak yang ditunjuk sebagai Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan Prabowo Subianto/Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden 2019. (Antara)
27 November 2018 05:30 WIB Muhammad Ridwan Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ahmad Rofiq mengatakan bahwa korupsi bagi Muhammadiyah adalah hal yang tabu. Dia menyebut masalah dana Kemah dan Apel Pemuda Islam adalah kali pertama ada aktivis Muhammadiyah disebut dalam sebuah kasus.

“Di Muhammadiyah itu soal korupsi itu sangat tabu. Jangankan miliaran. 100, 200 perak itu dikorupsi jadi aib, apalagi ada kesalahan administrasi yang begitu besar,” ujarnya di Rumah Cemara 19, Jakarta, Senin (26/11/2018). Rofiq mendesak Ketua PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjutak untuk bertanggung jawab atas kasus tersebut.

“Ini adalah kali pertama dan menurut saya dia telah membawa Muhammadiyah dalam konteks ini ya harus segera dia selesaikan dan tanggung jawab,” ucapnya.

Sebelumnya, kepolisian menyatakan adanya dugaan anggaran fiktif dalam Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Pemuda Muhammadiyah dalam kegiatan Apel dan Kemah Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia yang diinisiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengungkapkan hal tersebut berkaitan dengan pemeriksaan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dan Ketua Panitia acara tersebut, Ahmad Fanani, Jumat (23/11/2018) lalu.

Sumber : Bisnis/JIBI

Kolom 6 hours ago

Jelalatan