BPJS Kesehatan Segera Dikucuri Rp5,6 T untuk Lunasi Tunggakan ke RS

Logo BPJS Kesehatan
26 November 2018 19:05 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, SURABAYA -- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal mendapatkan suntikan dana sebesar Rp5,6 triliun kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk melunasi tunggakan yang belum dibayarkan ke rumah sakit (RS) mitra kerja sama.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menyebutkan suntikan dana itu merupakan review kedua yang dihasilkan dari rapat dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

"Jadi hasil review kedua yang baru bersifat sementara itu adalah sudah diputuskan pemerintah akan menyuntik lagi dana subsidi Rp5,6 triliun. Jadi ini akan segera berproses," kata Fachmi Idris saat ditemui di Universitas Airlangga Surabaya, Senin (26/11/2018). 

Dia menjelaskan review kedua tersebut merupakan lanjutan dari pertama yang dihasilkan sekitar dua bulan lalu. Di mana saat itu hasil review pertama memutuskan pemerintah menyuntik dana tambahan Rp4,9 triliun. Dana itu sudah dibayarkan kepada rumah sakit yang ditunggak namun belum melunasi semua tunggakan.

Mengenai suntikan dana tambahan tersebut, BPJS Kesejatan sudah mengirimkan surat ke Kemenkeu terkait proses administratif pencairan dana. Proses administratif tersebut terkait penggunaan dana pemerintah yang besar itu.

Dia berjanji begitu suntikan dana tambahan tersebut cair, pihaknya akan segera mengoptimalkannya untuk membayar tunggakan-tunggakan rumah sakit beserta denda-denda yang sesuai ketentuan. Dana tersebut akan segera didistribusikan ke rumah sakit seluruh Indonesia sesuai dengan tagihan-tagihan masuk yang sudah diverifikasi.

"Kami mohon kepada rumah sakit untuk tetap melayani dengan baik. Komitmen ini komitmen kami bersama untuk tetap menjaga program ini tetap berkelanjutan," ujarnya.

Sumber : Antara

Kolom 21 hours ago

Jelalatan