Mantan Tentara Guatemala Divonis Penjara 5.160 Tahun

Santo Lopez, mantan tentara yang divonis penjara 5.160 tahun (Sky News)
24 November 2018 18:15 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, GUATEMALA – Seorang mantan tentara Guatemala dijatuhi hukuman penjara selama 5.160 tahun. Hukuman yang tidak masuk akal itu dijatuhkan karena si tentara bernama Santos Lopez itu terlibat pembantaian sekitar 201 petani.

Pembantaian itu merupakan salah satu bentuk kekejaman terburuk dalam perang sipil di negara Amerika Tengah itu.

Dikutip dari Sky News, Sabtu (24/11/2018), Santos Lopez, 66, dituding mendalangi pembunuhan sekitar 171 petani di Guatemala. Hakim menjatuhkan vonis kepadanya selama 30 tahun penjara untuk masing-masing kasus. Berdasarkan total orang yang dibantai, maka dia harus menjalani hukuman selama 5.130 tahun.

Masa hukuman Santos Lopez ditambah 30 tahun karena terbukti merencanakan pembunuhan seorang anak yang masih hidup.

Namun, lama hukuman tersebut hanya simbolis. Berdasarkan hukum yang berlaku di Guatemala, seorang narapidana maksimal dikurung selama 50 tahun.

Santoz Lopes merupakan mantan anggota pasukan anti-pemberontak yang dilatih militar Amerika Serikat. Dia ditangkap di Amerika Serikat dan dideportasi pada 2016.

Menurut hasil penyelidikan, dia memimpin patroli dan melakukan pembantaian pada Desember 1982 di perbatasan Guatemala dan Meksiko.