Peringatan Maulid Nabi di Afghanistan Diwarnai Bom Bunuh Diri, 50 Orang Tewas

ilustrasi ledakan bom. (Solopos/Whisnu Paksa)
21 November 2018 17:10 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, KABUL – Aksi bom bunuh diri terjadi dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad di Kabul, Afghanistan, Selasa (20/11/2018). Kejadian tragis itu mengakibatkan 50 orang meninggal dunia. Ini merupakan salah satu aksi bom bunuh diri terburuk di Afghanistan sejak 2001 silam.

Wahid Majroh, juru bicara Kementerian Kesehatan Afghanistan, mengatakan, aksi bom bunuh diri tersebut menargetkan sejumlah ulama besar di Afghanistan. Ada sekitar 70 orang yang terluka akibat insiden tersebut.

"Bom bunuh diri meledak di gedung serba guna sekitar pukul 18.15 di saat sejumlah ulama berkumpul untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad," kata Najib Danish, juru bicara pemerintah Afghanistan, seperti dikabarkan Aljazeera.

Menurut Najib Danish, pelaku bom bunuh diri memasuki ruangan pertemuan yang letaknya tak jauh dari bandara Kabul. Pertemuan itu dihadiri sejumlah anggota Majelis Ulama Afghanistan dan ratusan muslim yang hendak mengikuti perayaan Maulid Nabi Muhammad.

Dilansir Washington Post, pelaku meledakkan diri saat para ulama membaca ayat suci Alquran. Ledakan mengerikan itu langsung membuat heboh. "Bom meledak saat acara baru saja dimulai. Potongan tubuh manusia ada di mana-mana," kata seorang saksi mata, Shah Mohammad.

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, menilai serangan bom bunuh diri itu sebagai aksi biadab yang mencemari ajaran Islam. Dia pun memerintahkan warganya mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk simpati atas kejadian tragis tersebut, Rabu (21/11/2018).