Amien Rais: Pilih Pemimpin Beriman, Muhammadiyah Pasti Tahu

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno didampingi Amien Rais memberikan keterangan pers mengenai berita bohong penganiayaan Ratna Sarumpaet, di Jl Kertanegara, Jakarta, Rabu (3/10 - 2018). (Antara / Galih Pradipta)
20 November 2018 16:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, SURABAYA -- Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais meminta Muhammadiyah segera menyampaikan sikap secara organisasi ke umat dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Dia pun meminta PP Muhammadiyah menentukan pilihan untuk memilih calon pemimpin yang beriman.

Tujuannya agar pada 17 April 2019 sudah tidak terjadi perdebatan memilih. "Pilih pemimpin yang beriman, diyakini dan tidak diragukan keislamannya. Tanpa harus saya sebut nama, pasti Muhammadiyah sudah tahu," kata Amien Rais di sela Tabligh Akbar dan Resepsi Milad ke-106 Masehi Muhammadiyah di Islamic Center Surabaya, Selasa (20/11/2018).

Amien Rais ingin agar Muhammadiyah menentukan sikap di Pilpres 2019. Penasihat Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mengaku akan menjewer Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir jika organisasi itu tak bersikap di Pilpres 2019.

"Di tahun politik, tidak boleh seorang Haedar Nasir memilih menyerahkan ke kader untuk menentukan sikapnya di Pilpres. Kalau sampai seperti itu akan saya jewer," ujarnya.

Menurut dia, bukan merupakan fatwa jika pimpinan menyerahkan sendiri-sendiri ke kader terhadap siapa suaranya akan diberikan. Karena itu, dia berpendapat Muhammadiyah butuh ketegasan demi terwujudnya pemimpin yang sesuai harapan.

PP Muhammadiyah, kata dia, tidak boleh diam saja atau tidak jelas sikapnya untuk menentukan pemimpin bangsa ini di periode 2019-2024. "Sekali lagi, kalau sampai itu dilakukan maka akan saya jewer. Pemilihan Presiden ini menentukan satu kursi dan jangan sampai bilang terserah," kata Ketua MPR RI periode 1999-2004 tersebut.

Sedangkan soal pilihan partai politik, mantan Ketua Umum DPP PAN itu mengaku bisa memahami jika Muhammadiyah membebaskan kadernya memilih. "Kalau Pileg saya masih bisa paham, sebab kader Muhammadiyah itu ada di PAN, PKS, PPP, bahkan Golkar dan lain-lain," kata Amien.

Pilpres 2019 yang digelar pada 17 April 2019 hanya diikuti dua pasangan calon, yakni Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin di nomor urut 01, dan nomor urut 02 adalah Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sumber : Antara

Kolom 20 hours ago

Jelalatan