Muhammadiyah Bebaskan Pilih Capres? Amien Rais: akan Saya Jewer

Amien Rais bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10 - 2018). (Antara / Reno Esnir)
20 November 2018 16:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, SURABAYA -- Amien Rais ingin agar Muhammadiyah menentukan sikap di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Penasihat Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mengaku akan menjewer Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir jika organisasi itu tak bersikap di Pilpres 2019.

"Di tahun politik, tidak boleh seorang Haedar Nasir memilih menyerahkan ke kader untuk menentukan sikapnya di Pilpres. Kalau sampai seperti itu akan saya jewer," ujarnya di sela Tabligh Akbar dan Resepsi Milad ke-106 Masehi Muhammadiyah di Islamic Center Surabaya, Selasa (20/11/2018).

Menurut dia, bukan merupakan fatwa jika pimpinan menyerahkan sendiri-sendiri ke kader terhadap siapa suaranya akan diberikan. Karena itu, dia berpendapat Muhammadiyah butuh ketegasan demi terwujudnya pemimpin yang sesuai harapan.

PP Muhammadiyah, kata dia, tidak boleh diam saja atau tidak jelas sikapnya untuk menentukan pemimpin bangsa ini di periode 2019-2024. "Sekali lagi, kalau sampai itu dilakukan maka akan saya jewer. Pemilihan Presiden ini menentukan satu kursi dan jangan sampai bilang terserah," kata Ketua MPR RI periode 1999-2004 tersebut.

Mantan Ketua Umum DPP PAN itu juga meminta Muhammadiyah segera menyampaikan sikap secara organisasi ke umat. Tujuannya agar pada 17 April 2019 sudah tidak terjadi perdebatan memilih.

"Pilih pemimpin yang beriman, diyakini dan tidak diragukan keislamannya. Tanpa harus saya sebut nama, pasti Muhammadiyah sudah tahu," katanya.

Sedangkan, lanjut dia, terhadap kontestasi Pemilihan Umum, Amien Rais mengaku bisa memahami jika Muhammadiyah membebaskan kadernya memilih. "Kalau Pileg saya masih bisa paham, sebab kader Muhammadiyah itu ada di PAN, PKS, PPP, bahkan Golkar dan lain-lain," kata Amien.

Pilpres 2019 yang digelar pada 17 April 2019 hanya diikuti dua pasangan calon, yakni Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin di nomor urut 01, dan nomor urut 02 adalah Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sumber : Antara

Kolom 20 hours ago

Jelalatan