Puisi Fadli Zon Ada Genderuwo di Istana, Seram Berewokan Mukanya

Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon, menghadiri peresmian posko pemenangan Prabowo di Solo, Selasa (22/5 - 2018) malam. (Solopos/Nicolaus Irawan)
12 November 2018 22:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR Fadli Zon bercerita soal pembuatan puisi Ada Genderuwo di Istana. Fadli Zon menyebut terciptanya puisi tersebut merupakan hasil penerawangan dirinya di Istana.

Fadli menjelaskan, puisi Ada Genderuwo di Istana yang dipamerkan di berbagai akun media sosial miliknya tersebut, dibuat secara spontan. Fadli mengakui hanya butuh 10 menit untuk membuat puisi itu.

"Ya, spontan saja saya bikin 10 menit saja begitu. Terawangan saya memang ada genderuwo di Istana," kata Fadli di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (12/11/2018), dilansir Suara.com.

Akan tetapi, Fadli enggan menyebutkan siapa tokoh yang dimaksudkan genderuwo di Istana tersebut. Dirinya berkukuh mendapat inspirasi dari perkataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang pertama kali melontarkan politik genderuwo beberapa hari lalu.

Dari situlah Fadli kemudian menerawang kalau ada sosok genderuwo di Istana. Ketimbang menyebut siapa sosok yang disinggungnya sebagai genderuwo, Fadli mempersilakan publik untuk menerka-nerka siapa yang dimaksudnya melalui isi puisinya. Dalam puisi itu, dia menyebut genderuwo itu mukanya seram dan berewokan.

"Kan Pak Jokowi ngomong seperti itu kemudian ada inspirasi terus menurut penerawangan saya memang di sana ada genderuwo. Silahkan diinterpretasi sendiri," pungkasnya.

Puisi ini dibuat lantaran belakangan ini Presiden Jokowi melontarkan diksi-diksi yang menimbulkan kontroversi. Setelah sebelumnya menyebut politikus yang tak beretika saat menjalani kontenstasi di pesta demokrasi sebagai Politikus Sontoloyo, Jokowi kembali menyebut adanya Politik Genderuwo saat berpidato di acara pembagian sertifikat tanah untuk masyarakat di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (9/11/2018) lalu.

Dalam pidatonya, Jokowi menyindir politikus yang kerap melakukan propaganda yang membuat ketakutan dan kekhawatiran di masyarakat.

Berikut puisi Fadli Zon berjudul Ada Genderuwo di Istana: yang diunggah di akun Twitter @fadlizon:

Sumber : Suara.com