Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan kepada 6 Tokoh, Termasuk Kakek Anies Baswedan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi gelar kepahlawanan kepada enam figur tokoh nasional dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2018./JIBI - BISNIS/Amanda Kusumawardhani
08 November 2018 18:00 WIB Amanda Kusumawardhani Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi gelar kepahlawanan kepada enam figur tokoh nasional dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2018. Salah satunya adalah kakek dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Keputusan tersebut terangkum dalam Keputusan Presiden (Keppres) No 123/TK/TAHUN 2018 tanggal 6 November 2018 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Adapun, keenam tokoh nasional tersebut adalah almarhum Abdurrahman Baswedan dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, almarhumah Agung Hajjah Andi Depu dari Provinsi Sulawesi Barat, almarhum Depati Amir dari Provinsi Bangka Belitung,  almarhum Mr. Kasman Singodimedjo dari Provinsi Jawa Tengah,  almarhum Ir. H. Pangeran Mohammad Noor dari Provinsi Kalimantan Selatan, dan almarhum Brigjen KH Syam’un dari Provinsi Banten.

Acara penganugerahan gelar pahlawan nasional dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan Tahun 2018 di Istana Negara, Kamis (8/11/2018). Secara resmi Presiden Jokowi menganugerahkan gelar pahlawan  nasional kepada ahli waris dari 6 orang tokoh pahlawan tersebut.

Untuk Abdurrahman (AR) Baswedan, yang merupakan kakek dari Anies Baswedan, gelar pahlawan ini diberikan Presiden kepada ahli warisnya yang diwakili sang anak bungsu Abdurrahman (AR), yakni Samhari Baswedan.

Seusai acara penerimaan gelar, Samhari didampingi Anies Baswedan menerima ucapan selamat dari Presiden Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla, para Ketua Lembaga Negara, menteri Kabinet Kerja serta para undangan yang hadir.

Anies kepada wartawan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas gelar yang diberikan kepada kakeknya. "Prosesnya sejak 2010 dan diajukan oleh masyarakat dan pemerintah Kota Yogyakarta," kata Anies.

Sumber : Bisnis/JIBI