Putra Jamal Khashoggi: Kembalikan Jasad Ayah Kami

Jamal Khashoggi (Twitter)
06 November 2018 01:10 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, RIYADH Putra mendiang Jamal Khashoggi menuntut jasad ayahnya dikembalikan ke pihak keluarga. Dia ingin menguburkan jenazah sang ayah dengan layak. Sayangnya, sampai saat ini keberadaan jasad Jamal Khashoggi masih menjadi misteri.

Banyak spekulasi merebak terkait jasad Jamal Khashoggi yang dikenal sebagai kritikus pemerintahan Arab Saudi itu. Anak Jamal Khashoggi, Salah dan Abdullah Khashoggi, mengatakan, ayah mereka sangat berani dan baik hati. Jadi, mereka ingin memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Jamal Khashoggi sebagai bukti kebaktian dan kecintaan.

"Saya berharap semoga semua yang terjadi tidak menyakitkan baginya. Saya berharap dia meninggal dalam damai. Kami ingin jenazahnya ayah dikembalikan kepada keluarga. Saya berharap keinginan ini segera terkabul," kata Abdullah Khashoggi seperti dilansir CNN, Senin (5/11/2018).

Salah Khashoggi mengatakan, informasi soal keberadaan jasad ayahnya masih simpang siur. Pemerintah Turki mengatakan, Jamal Khashoggi dibunuh dengan cara yang sadis oleh sejumlah orang dari Riyadh. Tubuhnya dipotong-potong setelah dicekik.

Sementara menurut laporan Washington Post, ada dugaan kuat yang menyebut jasad Jamal Khashoggi dihilangkan dengan larutan asam. Jadi, sampai saat ini keberadaan jasadnya masih menjadi misteri. Menurut Salah Khashoggi, kematian ayahnya seolah ditutup-tutupi sehingga pihak keluarga tidak mendapatkan informasi apapun.

Sama halnya dengan Salah Khashoggi, Abdullah Khashoggi sangat sedih dengan musibah yang dialami ayahnya. Sampai saat ini, dia terus berusaha mencari fakta tentang kematian sang ayah yang sangat rumit.

"Ini adalah hal yang sulit dan membingungkan. Bahkan, saat ini kami merasa kebingungan sekaligus sedih. Kami sangat emosional membaca informasi yang beredar di media massa. Sampai saat ini, kami mencoba mengumpulkan bukti yang masuk akal. Tapi, hal ini sangat sulit," sambung Abdullah Khashoggi.

Diberitakan sebelumnya, Jamal Khashoggi dibunuh saat mendatangi Kantor Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018. Saat itu, dia datang ke sana untuk mengurus dokumen pernikahan dengan tunangannya, Hatice Cengiz. Namun, setelah masuk dia tidak pernah lagi keluar dari gedung tersebut.